Senin , 20 March 2017, 08:00 WIB

One Direction Pernah Diusir Donald Trump

Rep: Dwina Agustin/ Red: Yudha Manggala P Putra
REUTERS/Jason Redmond
Members of the band One Direction (L-R), Liam Payne, Niall Horan, Harry Styles and Louis Tomlinson, arrive for Fox's
Members of the band One Direction (L-R), Liam Payne, Niall Horan, Harry Styles and Louis Tomlinson, arrive for Fox's "The X Factor" Season Finale - Night 2 at CBS Television City in Los Angeles, California December 20, 2012.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Salah satu anggota One Direction Liam Payne mengatakan pernah punya pengalaman tidak menyenangkan dengan Donald Trump. Pengusaha yang sekarang menjadi presiden Amerika Serikat itu disebutnya pernah mengusir grup mereka dari hotel milik Trump.

"Trump sebenarnya pernah satu kali mengusir kita keluar dari hotelnya," ujar Payne kepada //Rollacoaster//, Sabtu (18/3) .

Payne bercerita itu terjadi saat ia teman-temannya pernah menginap di Trump Tower yang memiliki hotel bintang lima di Kota New York.

Waktu itu mereka sedang tertidur saat tiba-tiba Trump menelepon meminta mereka menemui putrinya. Trump pun meminta mereka dibangunkan ketika tahu ketika grup pelantu lagu “Forever Young” masih tertidur, hanya saja permintaan tersebut ditolak.

 "Lalu dia seperti, 'OK, kalau begitu saya tidak ingin kamu di hotel saya.' Jadi, kami harus pergi," kata Payne dikutip dari //EW//, Senin (20/3).