Rabu , 13 September 2017, 08:59 WIB

Cara Selena Gomez Atasi Sisi Kelam Ketenaran

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Esthi Maharani
EPA
Selena Gomez
Selena Gomez

REPUBLIKA.CO.ID, Penyanyi Selena Gomez mengungkap perjuangannya mengatasi sisi kelam ketenaran. Mantan pemeran Alex Russo dalam acara Disney's Wizards Of Waverly Place itu menjelaskan proses di mana ia menjalani fase semi fase selama berada di bawah lampu sorot dunia.

Perempuan 25 tahun itu mengenang, semua tampak menyenangkan saat ia masih belia dan memulai karier sebagai figur publik. Gomez yang memulai debutnya pada 2002 itu awalnya sangat antusias tampil di depan umum, sampai ia menyadari ada sisi gelap dari dunia para bintang.

"Saya ingat perasaan itu muncul ketika berusia 15 atau 16 tahun. Ada banyak pria dewasa memotret saya di pantai, kelihatannya tidak semua tahu siapa saya. Seakan privasi saya dilanggar, saya tidak menyukainya dan terasa sangat aneh," ujar Gomez.

Ia mengakui, perasaan tidak enak itu berangsur hilang saat dirinya berusia sekitar 18 tahun. Gomez mulai belajar untuk tidak mengacuhkan hal-hal yang kurang penting seiring dengan kariernya di bidang musik yang makin melejit serta kisah romansa yang mulai ia jalani.

Pelantun lagu Fetish yang berkolaborasi dengan Gucci Mane itu juga mulai memahami kebenaran di balik ketenaran. Ternyata, tidak semua orang bersikap tulus dan Gomez menyadari ada sebagian orang yang menginginkan hal-hal tertentu dari dirinya sebagai figur publik.

Musisi yang membatalkan tur Revival tahun lalu untuk berkonsentrasi pada kesehatannya itu kini terbuka mengenai apa yang ia alami. Gomez mengakui bahwa ia menjalani terapi psikologi untuk mempertahankan kesehatan mental yang dianggap sangat penting bagi keseimbangan dirinya.

"Ketika melihat diri saya di cermin saya merasa perlu berhenti sejenak. Bukan berarti saya tidak mencintai apa yang saya miliki, saya hanya harus mengetahui apa yang harus saya lakukan. Penting untuk mempertahankan diri saya sehat dan bahagia dalam pikiran," kata Gomez, dikutip dari laman Daily Mail.