Kamis , 21 September 2017, 10:01 WIB

Peran Ayah Pengaruhi Karier Momo Geisha

Red: Winda Destiana Putri
Republika/Yogi Ardhi
Momo Geisha
Momo Geisha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keberhasilan karier Vokalis Grup Band Geisha Narova Morina Sinaga atau dikenal Momo Geisha saat ini ternyata bukan instan akan tetapi sudah dipersiapkan sejak kecil oleh almarhum sang ayah, Jabonar Sinaga (69). Momo mengungkapkan, sejak ia kecil almarhum ayahnya sudah menempa dan mendorong karirnya menjadi seperti sekarang.

Ketegasan dan disiplin yang ditanamkan selama ini membuat dirinya sukses menggawangi band Geisha sampai sekarang.
Walau tidak didepan dirinya diakui Momo, almarhum ayah selalu memuji dan mempromosikan capaian prestasi yang diperoleh Putri sulung ini kepada semua orang serta pejabat yang dijumpai mendiang Jabonar.

"Dari kecil kalau ada tamu datang saya dipanggil dikenalin, bapak (panggilan khas Momo) ceritain aku ke temannya, lalu aku disuruh salam, Morina ini juara satu," ucap Momo mengutip kata almarhum ayahnya.

Diceritakan pula oleh dia, almarhum memang tidak menyia-nyiakan kemampuan yang dimilikinya untuk membangun pencitraan guna menunjang karir Putri satu-satunya dari lima bersaudara ini untuk bisa setenar sekarang. "Bapak dari aku kecil selalu banggain aku ke temannya, saudaranya, walaupun di depan kita enggak pernah ngomong dan langsung memuji karena bapak orangnya gengsian untuk memuji, tetapi aku tau dia bangga atas karirku," ujar Momo.

Kenangan itulah yang membuat dirinya sangat dekat dengan almarhum karena selalu mempromosikan apa saja keberhasilan yang diperolehnya sejak kecil hingga sekarang. Untuk itu, Momo tidak menyangka dengan kepergian ayahnya yang sangat cepat tersebut. Ia merasa sangat menyesal belum sempat membalas semua kebaikan almarhum.

"Saya sangat ingin membawa ayah jalan-jalan tetapi ia memang belum dan tidak pernah mau, almarhum orangnya pekerja keras dan gigih dalam mencari hidup," kisahnya sambil berkaca- kaca.

Momo juga pernah mau menyenangkan ayah dengan mengajak liburan ke Bali tetapi gagal karena almarhum lebih memilih menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya sebagai penasehat dan pekerja di harian Riau Pos. Akan tetapi pengorbanan almarhum tidak sia-sia karena Geisha kini terkenal dan telah membuat almarhum bangga.

Sumber : Antara