Kamis , 19 October 2017, 12:06 WIB

Asma Nadia Coba Dunia Akting di Duka Sedalam Cinta

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Shelbi Asrianti
Asma Nadia
Asma Nadia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penulis Asma Nadia tampil perdana sebagai pemeran dalam film layar lebar Duka Sedalam Cinta. Ia mengaku menjajal seni peran sebagai dukungan terhadap sang kakak, Helvy Tiana Rosa, yang merupakan produser film.

"Peran kecil saja, tetapi buat Asma peran kecil atau besar tetap merupakan pengalaman yang sangat disyukuri karena pengalaman adalah kekayaan," kata perempuan 45 tahun kelahiran Jakarta itu.

Asma berperan sebagai ibu dari tokoh Nadia yang diperankan Izzah Ajrina. Nadia dan ibunya turut berperan dalam proses berhijrah tokoh Gita yang diperankan aktris pendatang baru Aquino Umar.

Penulis novel Surga yang tak Dirindukan itu tidak kesulitan membangun kedekatan dengan pemeran Nadia. Pasalnya, ia juga memiliki putri sulung yang berusia tidak jauh dari para pemeran utama film sehingga interaksi dengan mereka berlangsung cair.

Ia membocorkan, ada salah satu adegan serius di penghujung film yang membuatnya harus menggali emosi ekstra. Pasalnya, ekspresi apapun yang ia tampilkan serta kalimat yang ia katakan akan berpengaruh pada emosi tokoh Nadia.

Akhir 2017, Asma kembali tampil dalam film layar lebar 212 The Power of Love. Meski mulai terjun bermain film dan mengarang lagu untuk sejumlah karyanya yang diadaptasi menjadi film, ia menegaskan bahwa dunia dan media perjuangannya tetap lewat menulis.

Keterlibatan Asma dalam film dianggap sebagai dukungan terhadap tayangan yang menurutnya sesuai disimak keluarga Indonesia. Salah satunya adalah Duka Sedalam Cinta yang merupakan sekuel dari film Ketika Mas Gagah Pergi dan telah tayang mulai 19 Oktober 2017.

"Saya mengajak teman-teman untuk tidak menjadi mayoritas yang diam. Kalau ingin layar bioskop menjadi layar edukasi maka film ini patut didukung dan disebarkan kebaikannya," ujar Asma.