Sabtu , 21 October 2017, 14:28 WIB

Sineas Sumbang Hasil Keuntungan Film The Weinstein Company

Rep: Dwina Agustin/ Red: Gita Amanda
EPA-EFE/FRANCK ROBICHON/POOL
Produser asal Amerika Serikat Harvey Weinstein (kiri) dan istrinya, Georgina Chapman. Kasus pelecehan seksual membuat Champman memilih meninggalkan Weinsten. Weinsten, yang sudah dipecat dari The Weinstein Company, kini juga dikeluarkan dari keanggotaan Akademi Oscar.
Produser asal Amerika Serikat Harvey Weinstein (kiri) dan istrinya, Georgina Chapman. Kasus pelecehan seksual membuat Champman memilih meninggalkan Weinsten. Weinsten, yang sudah dipecat dari The Weinstein Company, kini juga dikeluarkan dari keanggotaan Akademi Oscar.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Sineas Kevin Smith menjauhkan diri dari The Weinstein Company di tengah skandal Harvey Weinstein. Dia memilih menyumbangkan pendapatan dari film-film yang telah diproduksinya.

"Seluruh karier saya diikat dengan pria itu. Ini adalah minggu yang aneh, saya hanya ingin membuat beberapa film raja, itu saja, karena itulah saya datang, itulah mengapa saya membuat 'Clerks'," kata Kevin dikutip dari Aceshowbiz, Sabtu (21/10).
 
Dengan adanya skandal seksual yang menimpa mantan pimpinan The Weinstein Company, membuat kevin frustasi. Sebab, dia telah menggarap proyek baru yang cukup banyak dengan perusaan tersebut.
 
Melihat dinamika yang bergulir, dia pun memutuskan untuk menyumbangkan penghasilan dari film yang akan dirilis. Kerja samanya dengan The Weinstein Company tercangkup dalam Film Clerks II, Jay and Silent Bob Strike Back, Jersey Girl, dan Zack and Miri Make a Porno.
 
Hasil keuntungan dari film-film tersebut akan dia sumbangkan ke organisasi non-profit Women in Film. Dia berjanji akan mengocek dompetnya sebesar dua ribu dolar per bulan selama sisa hidupnya.
 
Awal bulan ini ketika Harvey Weinstein keluar sebagai pemangsa seksual, Smith adalah salah satu bintang Hollywood pertama yang mencela produser tersebut. "Dia membiayai 14 tahun pertama karir saya, dan sekarang saya tahu saat saya mendapatkan keuntungan, ada yang merasa sakit hati. Itu membuat saya merasa malu," ujar Harvey di akun Twitternya.
 

Berita Terkait