Selasa , 14 November 2017, 20:50 WIB

Acara Bobby-Kahiyang Undang Tokoh Adat dan Etnis di Sumut

Rep: Issha Harruma/ Red: Ratna Puspita
Republika/Issha Harruma
Berbagai persiapan acara Bobby-Kahiyang di Medan terus dirampungkan. Pihak keluarga berkoordinasi secara intensif dengan pihak eksternal, seperti polisi, TNI dan Pemkot Medan terkait acara ini.
Berbagai persiapan acara Bobby-Kahiyang di Medan terus dirampungkan. Pihak keluarga berkoordinasi secara intensif dengan pihak eksternal, seperti polisi, TNI dan Pemkot Medan terkait acara ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Acara ngunduh mantu Bobby Nasution-Kahiyang Ayu di Medan bakal diwarnai unsur adat yang kental. Pihak keluarga bahkan mengundang tokoh adat dan perwakilan seluruh etnis yang ada di Sumatra Utara untuk hadir.

Paman Bobby, Erwan Nasution, mengatakan, tokoh-tokoh ini diundang dalam acara adat yang akan dilangsungkan pada 24-25 November. Namun, Erwan belum dapat memastikan jumlahnya.

"Pas mangulosi dan segala macam, tokoh adat akan hadir, multietnis. Tapi sampai saat ini kami belum dapat jumlahnya," kata Erwan, Selasa (14/11).

Pasangan Bobby-Kahiyang akan tiba di Medan pada 19 November. Usai dijemput dari Bandara Kualanamu, pasangan ini langsung dibawa ke kediaman Bobby di Bukit Hijau Regency, Taman Setiabudi Indah, Medan Selayang. 

Acara adat pun telah menunggu keduanya. "Kami sambut di kediaman kami. Kalau di adat Mandailing itu namanya manyantani, menerima menantu Bobby dan Kahiyang," ujar Erwan.

Dua hari kemudian, atau pada 21 November, akan digelar acara pemberian marga Siregar kepada Kahiyang. Acara ini akan dilangsungkan di rumah paman Bobby di Jl STM, Medan Amplas.

Acara adat kembali digelar pada 24-25 November di kediaman Bobby. Rangkaian acara yang akan digelar selama dua hari ini merupakan adat Mandailing dan akan dilangsungkan sebelum resepsi umum pada 26 November.

"Akan ada pemotongan kerbau juga. Jumlahnya belum tahu karena dari setiap marga akan menyumbang kerbau. Yang sudah pasti ada, kerbau yang disumbang dari keluarga Nasution, keluarga Siregar dan keluarga Hasibuan," kata Erwan.