Rabu , 06 December 2017, 03:50 WIB

Daftar Riwayat Hidup Ungkap Kecerdasan Meghan Markle

Rep: Christiyaningsih/ Red: Dwi Murdaningsih
EPA
Meghan Markle
Meghan Markle

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak resmi bertunangan dengan Pangeran Harry, kehidupan Meghan Markle makin menjadi sorotan dunia. Selain selera fashion bintang Suits ini mampu memengaruhi kaum hawa, media juga mengorek sisi lain perjalanan hidupnya.

Markle rupanya tak hanya dikaruniai wajah yang manis namun juga otak yang cerdas. Fakta itu terungkap melalui sebuah daftar riwayat hidup yang diungkap dalam sebuah sesi wawancara dengan Marie Claire pada 2013 silam.
 
Meghan Markle lulus dengan titel ganda di bidang Teater serta Hubungan Internasional di Northwestern University. Kampus tersebut tergolong prestisius di mana sepanjang 2017 kampus ini hanya menerima sembilan persen dari total pendaftar jenjang pascasarjana. Dikutip dari laman Indy 100, Markle lulus dari universitas ini pada tahun 2003.
 
Dalam wawancara dengan Vogue empat tahun lalu, Markle bercerita ketika usianya 20 tahun ia berhasil diterima magang di Kedutaan Besar AS di Buenos Aires. Di sana, ia magang selama beberapa bulan.
 
"Saat itu Sekretaris Paul O'Neill berada di sana dan aku bekerja dengannya. Kupikir waktu itu aku akan punya karier politik," ungkapnya.
 
Menurutnya, pengalaman bekerja di kedutaan membantu dalam mendalami karakter Rachel Zane, tokoh yang diperankannya dalam serial Suits selama 103 episode. Setelah selesai magang, Markle kembali ke Los Angeles. Di kota inilah ia bertemu dengan manajer yang terkesan pada bakatnya di bidang akting.
 
Impian karier politiknya pun tertahan digantikan dengan perjalanan di bidang seni. Sepanjang kariernya sebagai aktris, Markle juga terjun sebagai aktivis salah satunya menjadi duta World Vision untuk PBB. Tugasnya adalah memberi edukasi pentingnya kesetaraan gender dan pemberdayaan wanita.
 
Pada tahun 2015, Markle menyampaikan pidato dalam Konferensi Wanita PBB dalam peringatan Hari Wanita Sedunia. "Aku tidak ingin menjadi wanita yang hanya sibuk makan-makan. Aku ingin menjadi wanita yang bekerja," ungkapnya dalam wawancara dengan Vogue.