Senin , 19 June 2017, 05:45 WIB

Jay Subiako Garap Film Rempah Nusantara

Rep: Dwina Agustin/ Red: Dwi Murdaningsih
Shelbi Asrianti / Republika
Jalur rempah-rempah di Indonesia Timur
Jalur rempah-rempah di Indonesia Timur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lifelike Picture mengarap film semi dokumenter terbaru yang membahas tentang perdagangan rempah di Indonesia. Film dengan judul Banda, The Dark Fotgotten Trail direncanakan akan rilis pada Agustus tahun ini.

Sutradara Banda, The Dark Fotgotten Trail Jay Subyakto menjelaskan film arahannya itu menjadi penanda untuk peringatan 350 tahun Perjanjian Breda. Kesepakatan tersebut merupakan perjanjian yang menjelaskan tentang pertukaran Pulau Run di kepulauan Banda dengan Manhattan.

"Munculnya kesepakatan ini diakibatkan oleh perebutan sengit terhadap rempah-rempah nusantara antara VOC dan sekelompok tentara Inggris pimpinan Kapten Nathaniel Courthope pada awal abad ke-17," ujar Jay melalui siaran pers yang diterima Republika.co.id.

Dengan latar tersebut, Jay memandang cerita yang akan diangkat dari Banda, The Dark Fotgotten Trail sangatlah menarik. Apalagi, melihat Manhattan merupakan sebuah kota bagian yang membentuk kota New York di Amerika Serikat.

Produser Banda, The Dark Fotgotten Trail Sheila Timonty menjelasakn film tersebut pun akan menajdi media untuk bisa membuka mata generasi muda terhadap sejarag. Apalagi, dulu Indonesia begitu terpandang sebagai penghasil rempah-rempah di dunia.

"Kekayaan Nusantara akan rempah-rempah inilah yang membuat bangsa Eropa, termasuk Portugal, Spanyol, dan Belanda masuk ke Nusantara dan dimulai era kolonialisme demi menguasai kekayaan rempah," kata Sheila.