Jumat , 06 October 2017, 18:29 WIB

Keluarga Tuntut Badan Amal Bernama Audrey Hepburn

Red: Indira Rezkisari
EPA
Patung lilin Audrey Hepburn.
Patung lilin Audrey Hepburn.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Putra mendiang aktris dan pegiat kemanusiaan Audrey Hepburn pada Kamis (5/10) menuntut badan amal anak-anak, yang memakai nama ibunya, berhenti menggunakan nama Hepburn pada pakaian, tas tangan, potret, payung dan barang lain.

Sean Hepburn Ferrer, yang pernah memimpin Audrey Hepburn Children's Fund, menuduh badan amal tersebut melanggar hak merek dagang dan hak lain miliknya dan Luca Dotti, saudara tirinya. Dotti dan Ferrer mendirikan badan amal tersebut, yang dulu disebut Hollywood for Children Inc (HFC), setelah kematian ibu mereka pada usia 63 tahun.

Gugatan Ferrer di pengadilan pusat Los Angeles menyusul tuntutan hukum oleh badan amal tersebut kepadanya pada Februari di Pengadilan Tinggi di wilayah Los Angeles. Badan amal tersebut dalam gugatannya mengatakan bahwa tindakan Ferrer yang "semakin bermusuhan" menghalangi kemampuannya untuk berpartisipasi dalam pameran dan mengumpulkan uang, dan berusaha menghentikan dugaan gangguan yang dilakukannya.

"Ferrer, karena alasan yang hanya diketahui olehnya, terus mencoba untuk mengganggu dan menghancurkan kemampuan Audrey Hepburn Children's Fund mengumpulkan uang untuk berbagai amal anak-anak. Kami yakin bahwa proses peradilan akan memastikan hasil yang adil," kata Steven Young, pengacara untuk badan amal tersebut.

Dalam gugatan hukum yang dilayangkan pada Kamis, Ferrer mengatakan bahwa dia mengundurkan diri sebagai ketua pada 2012 di tengah ketidaksepakatan mengenai pengeluaran, namun membiarkan badan amal tersebut menggunakan nama ibunya.
Ferrer mengatakan bahwa dia tidak memberikan hak semacam itu sejak 2015 dan bahwa pelanggaran yang dilakukan badan amal tersebut selanjutnya secara tidak benar menunjukkan bahwa dia, Dotti atau ibu mereka mendukung mereka.

Gugatan pada Kamis tersebut meminta ganti rugi yang tidak ditentukan dan perintah untuk menindak pelanggaran yang dilakukan oleh badan amal tersebut lebih lanjut. Audrey Hepburn membintangi banyak film pada 1950 dan 1960 yang sukses, termasuk "Sabrina", "Breakfast at Tiffany's" dan "My Fair Lady".

Dia mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kegiatan amal, kemudian menjadi duta persahabatan UNICEF. Presiden Amerika Serikat George HW Bush menganugerahinya Presidential Medal of Freedom, enam minggu sebelum kematiannya.


Sumber : Antara