Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Rio Febrian: Mocosik Festival Jadi Pionir Kota Lain

Sabtu 21 April 2018 14:39 WIB

Rep: Mohammad Akbar/ Red: Winda Destiana Putri

Rio Febrian

Rio Febrian

Foto: Istimewa
Bisa terlibat dalam Bank BRI Mocosik 2018 adalah sesuatu yang sempurna.

REPUBLIKA.CO.ID, Yogyakarta – Rio Febrian, penyanyi yang telah memulai karir bermusiknya sejak usia remaja itu masih tetap menjaga konsistensinya dalam bermusik. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya panggung musik yang melibatkan dirinya.

Salah satunya adalah ketika ia terlibat secara langsung dalam acara Bank BRI Mocosik 2018, Jumat (20/4) di Jogja Expo Center (JEC). Mocosik Festival sendiri merupakan festival tahunan yang berkhidmad untuk mengolaborasikan dua tema besar dalam sebuah wadah acara yang komunikatif dan lebih segar bertemakan 'buku' sebagai upaya untuk merangsang generasi muda untuk terus mencintai dunia literasi dan kegiatan membaca, juga tema 'musik' sebagai budaya populer yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat.

Pada tahun ini, Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor acara tersebut menggelarnya selama tiga hari, yaitu pada 20, 21 dan 22 April 2018 dengan menyuguhkan berbagai sajian menarik yang terkemas dalam bazar buku, pameran arsip, konser musik dan talkshow yang menampilkan banyak nama di dunia literasi.

Rio menuturkan, bisa terlibat dalam Bank BRI Mocosik 2018 adalah sesuatu yang mendapatkan ruang khusus pada dirinya.

Usai penampilannya menghibur ribuan pengunjung Bank BRI Mocosik 2018 di hari pertama, acara serupa belum pernah ia temukan selama dirinya berkarir di dunia musik. Hal ini Rio katakan bisa menjadi sebuah angin segar di kala maraknya kabar bahwa tingkat literasi masyarakat Indonesia masih terbilang kurang.

“Buku sendiri adalah sebuah bentuk fisik yang menurut gue sampai sekarang masih sangat dasyat. Untuk gue sebagai musisi mendapatkan banyak sekali referensi dari buku. Menurut gue dengan adanya dua kultur yang digabungkan dalam satu acara, antara buku dan musik adalah sesuatu yang sangat positif,” papar Rio.

Lanjut Rio, ia berharap Mocosik Festival bisa secara konsisten hadir di tengah masyarakat Indonesia. “Semoga acara ini (Mocosik Festival) bisa ditiru oleh kota lainnya, sehingga dengan begitu Indonesia bisa jadi lebih berwarna. Gue berharap bisa kebawa ke dunia internasional. Karena kadang-kadang dari luar Indonesia pun banyak juga mencontoh kita,” tambahnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA