Selasa , 12 September 2017, 09:18 WIB

Bagaimana Pelahap Makanan Profesional Bisa Makan Banyak?

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Esthi Maharani
gidy.com
Lomba makan porsi besar (ilustrasi)
Lomba makan porsi besar (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelahap makanan profesional dapat mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak sekaligus. Bagaimana mereka bisa melakukannya? Apakah mereka tidak muak atau sakit perut karena kekenyangan?

Sebuah video yang diunggah akun bernama Seeker bisa menjelaskan jawabannya secara ilmiah. Untuk satu hal, pelahap makanan profesional terbiasa makan banyak makanan sebab sudah terlatih. Latihan ini memungkinkan mereka mengakomodasi makanan dalam jumlah besar.

Dilansir dari Mental Floss, Selasa (11/9), mereka memiliki sistem saraf enterik yang kurang sensitif. Saraf enterik ini yang mengatur fungsi saluran gastrointestinal. Di saluran ini ada bakteri pencernaan khusus. Latihan makan banyak yang biasa dilakukan pelahap makanan profesional membuat saluran komunikasi dua arah di gastrointestinal dan otak menekan fungsi usus.

Sebuah penelitian di University of Pennsylvania 2007 menemukan pelahap makanan profesional bisa mengubah fisiologi tubuhnya dan menjadikan dirinya seperti mesin makan. Studi yang dipublikasikan di American Journal of Roentgenology ini menemukan perut pelahap makanan profesional bisa membesar sehingga bisa menerima makanan yang nyaris tak terbatas.

"Perutnya bisa melakukan check and balance makanan dengan berlatih dan disiplin diri luar biasa. Dia bisa memakan banyak makanan ketika orang lain sudah kekenyangan," tulis studi tersebut.

Gastroenterologis, J Summer Bell mengatakan proses pelahap makanan profesional bisa mencapai level tersebut memerlukan waktu lama. Setelah makan, perut orang normal akan kembali ke ukuran semula sekitar satu hingga dua jam. Makanan keluar dari lambung ke usus kecil untuk diserap nutrisinya, kemudian lanjut ke usus besar, dan ke saluran pengeluaran. Makanan dalam perut pelahap makanan profesional dalam kondisi khusus bisa berpindah ke saluran pembuangan akhir setelah empat hingga 24 jam.

"Jika mereka (pelahap makanan profesional) tidak memuntahkan makanannya sendiri, maka perutnya baru akan kosong dalam waktu lama," kata Bell.