Monday, 10 Jumadil Akhir 1439 / 26 February 2018

Monday, 10 Jumadil Akhir 1439 / 26 February 2018

Pekerja yang tak Merokok Dapat Libur Tambahan

Jumat 03 November 2017 08:53 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Esthi Maharani

Merokok

Merokok

Foto: VOA

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Perusahaan pemasaran asal Jepang, Piala, memberi libur tambahan bagi pekerja mereka yang tidak merokok. Direktur Perencanaan Piala Hirotaka Matsushima mengatakan, Piala mulai memberi tawaran libur ekstra selama enam hari kepada 120 pekerja pada sejak September lalu. ''Kebijakan ini direspons baik,'' kata Matsushima seperti dikutip USA Today, Kamis (2/11).

Matsushima yang juga bukan perokok menyatakan kebijakan itu merupakan manfaat tambahan bagi karyawan yang tidak merokok. Hal ini merupakan kompensasi atas tanggung jawab yang harus mereka pikul bila rekan kerja mereka yang merokok harus izin sakit. Dua pertiga karyawan Piala tidak merokok.

Secara umum, prevalensi perokok di Jepang masih terbilang tinggi. Sekitar 20 persen dari warga Jepang berusia 20 tahun menyatakan diri mereka perokok. Hampir 40 persen wanita Jepang merokok saat usia 30an dan ini sudah turun lebih dari setengahnya sejak 2001.

Di Jepang, para pekerja harus merokok di ruang khusus atau di luar ruangan. Di sisi lain, pemerintah daerah di Jepang terus mengurangi area khusus merokok di tempat umum. Kebanyakan restoran dan bar masih menyediakan fasilitas merokok.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Banjir Citarum, Warga Gunakan Perahu

Ahad , 25 February 2018, 20:13 WIB