Jumat , 10 November 2017, 08:39 WIB

Merasakan Sensasi Seram di Tempat Tersunyi di Dunia

Rep: Christiyaningsih/ Red: Esthi Maharani
Lonely planet
Tempat tersunyi di dunia
Tempat tersunyi di dunia

REPUBLIKA.CO.ID, MINNEAPOLIS -- Bumi adalah planet yang berisik. Di setiap sudut bumi terdengar aneka suara tak peduli di hutan, pantai, apalagi di wilayah permukiman. Bahkan kebisingan juga tercipta di udara dengan banyaknya lalu lalang pesawat terbang.

Lalu di adakah satu tempat di bumi yang berhak menyandang predikat tempat paling sunyi? Jawabannya ada di Minneapolis, Amerika Serikat. Ya, tempat paling hening justru berada di tengah kota yang sibuk. Adalah Laboratorium Orfield yang menyebut diri sebagai 'Tempat Tersunyi di Bumi'.

Orfield adalah ruang kecil yang dilapisi dengan busa kedap suara. Pada 2005, intensitas suara di ruangan ini yang tercatat minus 2,5 desibel membuatnya masuk dalam Guinness Book of World Record. Microsoft mengambil alih predikat itu pada 2015 dengan membangun ruang tanpa gema di Redmond, Washington yang menjadi kantor pusatnya. Namun ruang milik Microsoft itu tidak dibuka untuk umum sebagaimana Orfield.

"Kami buka dua jam dalam sepekan dan banyak dimanfaatkan orang dari luar daerah. Mereka datang dalam kelompok kecil dan ada juga yang datang sendiri," kata sang pemilik, Steve Orfield, kepada Lonely Planet.

Biaya masuk ke ruang ini 125 dolar AS per orang.Tidak ada seorang pun yang diizinkan masuk sendirian ke dalam laboratorium Orfield. Mereka yang datang berkelompok juga wajib ditemani pendamping. Masuk ke laboratorium Orfield membuat orang mengalami disorientasi atau minimal merasa gelisah.

"Keadaan ruangan membuat orang takut karena suasananya sangat hening. Kamu akan merasa ada tekanan di telinga tapi sebenarnya itu adalah tekanan udara yang mengalir menjauhi telinga," ungkap Orfield.

Beberapa menit setelah masuk ruangan, pengunjung dapat mendengar suara-suara dari dalam tubuhnya. Suara tulang yang bergerak dan suara detak jantung dapat terdengar di sini. Pengalaman yang demikian tidak didesain untuk semua orang. Orfield menegaskan sebagian orang merasa tidak tahan dan memilih cepat-cepat keluar karena merasa sangat ketakutan.

Namun ruangan ini dibangun bukan tanpa tujuan. Orfield mengatakan laboratoriumnya ditujukan untuk penelitian sejauh mana keheningan bisa menjadi terapi bagi penyakit tertentu. Di antaranya autisme dan gangguan mental lainnya.

Berita Terkait