Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Sebuah Desa di Jerman Terjual Seharga Rp 2,1 M

Senin 11 Desember 2017 13:11 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Indira Rezkisari

Papan tanda dijual.

Papan tanda dijual.

Foto: Flickr

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Sebuah lelang yang unik terjadi pada Sabtu pekan lalu. Jika dalam lelang biasanya yang ditawarkan adalah barang, maka kali ini sebuah desa bisa terjual dalam sebuah lelang. Desa Alwine di Jerman Timur berhasil menarik pembeli dan terjual seharga 165 ribu dolar AS atau sekitar Rp 2 miliar.

Pada awalnya komunitas real estat Karhausen selaku pihak pelelang memberikan harga awal 148 ribu dolar AS. Sang pembeli desa, yang tak ingin disebutkan namanya, kemudian melayangkan penawaran lewat telepon.

Sebelumnya pada tahun 2000, desa kecil itu pernah dijual kepada investor. Investor yang merupakan dua bersaudara tersebut akhirnya malah menelantarkan desa dengan belasan bangunan dan lumbung ini.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Ahad (10/12), desa berpenduduk 20 orang ini merupakan bagian dari sejarah komunis di Jerman. Selama Perang Dunia II, pasukan pemuda Hitler biasa berlatih di sekitar Alwine.

Para tahanan perang juga dipenjara tak jauh dari desa kecil itu. Namun sejak Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu 27 tahun lalu, desa ini bagai kehilangan denyut nadinya.

Rumah-rumah di desa tersebut ditinggalkan oleh penghuninya dan kini yang tersisa hanyalah para warga berusia lanjut. Para penduduk pergi meninggalkan kampung halamannya lantaran kesempatan kerja yang makin sedikit.

Hingga reuni Jerman di tahun 1990, Alwine berpenduduk sekitar 50 jiwa. Desa yang berjarak 120 kilometer dari Berlin ini sempat dimiliki oleh perusahaan batu bara yang sekaligus menyediakan lapangan kerja. Namun pada 1991 pabrik tersebut tutup yang menyebabkan warga setempat kehilangan mata pencaharian.

"Setelah Jerman bersatu, banyak orang merantau demi memperoleh pekerjaan," kata Hildegard Schroeteler-von Brandt, profesor arsitektur dan studi perkotaan di Universitas Siegen.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Drone Milik PVMBG Hilang di Gunung Agung

Selasa , 23 Januari 2018, 20:21 WIB