Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Swiss Bakal Buka Museum Charlie Chaplin di Jenewa

Kamis 08 May 2014 17:41 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Charlie Chaplin

Charlie Chaplin

Foto: thehindu.com

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Sejarah tentang Charlie Chaplin akan bisa dikenang di atas pesisir Danau Jenewa, di mana generasi masa depan bisa berkenalan dengan salah satu bintang komedi layar perak terpopuler itu.
 
Chaplin menghabiskan 25 tahun terakhir masa hidupnya di kediaman seluas 14 hektar di kawasan Swiss Riviera, di mana ia tinggal bersama keluarganya dan beraktivitas tanpa menarik perhatian publik. Ia meninggal di rumah yang dibangun pada abad ke-18 itu pada Hari Natal tahun 1977.
 
Kini setelah perencanaan selama 14 tahun, keluarga Chaplin, investor dan para pendukungnya siap mengubah rumah tua dan properti di sekitarnya itu menjadi sebuah kompleks museum.
 
Rumah itu, yang memiliki halaman berumput hijau dan pemandangan danau dan pegunungan Alpen, akan dirombak menjadi seperti ketika ditinggali Chaplin. Proyek itu juga akan membangun sebuah gedung besar baru berisi reka ulang latar belakang film-film Chaplin.
 
Chaplin ikut mendirikan perusahaan United Artists tahun 1919 dan populer pada masa film bisu lewat film-film seperti “City Lights” tahun 1931 dan “Modern Times” tahun 1936. Ia pindah ke Swiss ketika berusia 60an tahun setelah dituduh menjadi pendukung komunisme di Amerika tahun 1950an.

sumber : VOA Indonesia
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA