Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Velove Vexia Apresiasi Galeri Topeng di Paviliun Indonesia

Selasa 27 Oct 2015 07:00 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Artis Velove Vexia bersama dua legenda Inter Milan, Francesco Toldo dan Giuseppe Bergomi di galeri topeng di Paviliun Indonesia.

Artis Velove Vexia bersama dua legenda Inter Milan, Francesco Toldo dan Giuseppe Bergomi di galeri topeng di Paviliun Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Paviliun Indonesia semakin diminati pengunjung Milan Expo 2015. setelah sebelumnya mencuri perhatian baik pengunjung, media, maupun partisipan dari negara lain. Hal itu terkait dengan rangkaian perayaan 17 Agustus yang diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni dan pemecahan dua rekor dunia sekaligus, yaitu Guinness World Records dan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas Tumpeng tertinggi dan terbesar.

Tidak ketinggalan acara National Day pada 6 September dan Indonesia Coffee Week pada 28 September hingga 2 Oktober lalu. Tidak disangka, Paviliun Indonesia telah dikunjungi 3 juta pengunjung tepat pada 17 Oktober silam.

Dengan selalu meningkatkan inovasi baru untuk menarik perhatian pengunjung, Paviliun Indonesia menggelar galeri topeng bernuansa kontemporer bertemakan Masks of the Islands: Indonesia Authenticity, yang terletak di ruangan yang sebelumnya merupakan Bogor Café–Desa Restaurant. Memiliki konsep ‘warung kopi’, pengunjung dapat menghirup kopi mereka sambil menikmati keindahan topeng-topeng tersebut, para pengunjung dibawa seakan-akan berada di Indonesia.

Galeri topeng itu disusun secara beragam ditujukan untuk mencerminkan bhinneka tunggal ika atas budaya Indonesia. Topeng yang dipajang berasal, di antaranya dari Madura, Kalimantan, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

Pada 12 Oktober, galeri topeng dihadiri duo legenda Inter Milan, Francesco Toldo dan Giuseppe Bergomi. Hadir pula Velove Vexia, sebagai representasi publik figur dari Indonesia. “Eksebisi topeng ini merupakan suatu yang menarik karena memadukan konsep tradisional yang disajikan secara kontemporer,” ujar Velove.

Tidak seperti  pada umumnya, konsep galeri topeng di Paviliun Indonesia memang sangat unik, dapat dilihat dari penyajiannya yang tidak kaku, dan fresh. Sehingga sangat menarik perhatian pengunjung yang hadir di Milan Expo 2015.

Selain eksebisi, di galeri itu juga dijual topeng, tas batik, dan kaus yang menggambarkan ciri khas Indonesia, seperti tumpeng dan kata-kata yang dikutip dari kamus Indonesia-Italia yang mencerminkan persahabatan kedua negara tersebut. “Semoga dengan adanya galeri topeng ini semakin dapat meningkatkan awareness masyarakat dunia melalui kerajinan tangan hasil karya seniman Indonesia,” kata Velove.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA