Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Fakta Baru Ungkap Adanya Perbedaan Suhu di Piramida

Senin 18 Jan 2016 11:33 WIB

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Winda Destiana Putri

Piramida Giza di Mesir peninggalan Firaun yang binasa akibat kesombongannya mengaku tuhan

Piramida Giza di Mesir peninggalan Firaun yang binasa akibat kesombongannya mengaku tuhan

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, GIZA -- Para ahli telah mengungkapkan temuan baru di dua piramida terkenal Mesir. Temuan ini meningkatkan upaya untuk mengungkap apakan monumen ikonik di dunia kuno tersebut memiliki ruangan rahasia.

Selama tiga bulan terakhir, tim peneliti dari Mesir, Prancis, Kanada dan Jepang telah memindai empat piramida dengan kamera termal untuk melihat apakah piramida mengandung struktur yang tidak diketahui atau rongga.

Operasi pemindai piramida dimulai pada 25 Oktober untuk mencari ruangan tersembunyi di dalam Khufu, yang juga dikenal sebagai Piramida Besar, Khafre di Giza dan Piramida Merah di Dahshur. Semua piramida tersebut berada di selatan Kairo.

Proyek ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir 2016. Proyek juga akan menerapkan penggunaan infra merah termografi, pencitraan muon radiography dan rekonstruksi 3D yang semuanya merupakan teknik non-invasif dan non-destruktif.

Pada Ahad (17/1), para ahli mengungkapkan temuan baru pada beberapa blok batu kapur yang membentuk sisi barat dari Piramida Merah dan sisi utara Khufu.

"Ada pemisahan suhu yang jelas pada sisi barat Piramida Merah. Di bawah lebih dingin dari atas," kata Matthieu Klein dari Universitas Laval Kanada dilansir dari News Senin (18/1).

Penemuan itu dianggap Klein menarik meski tidak memiliki jawaban penyebab perbedaan suhu yang hingga tiga sampai enam derajat Celsius.

Ia mengatakan, dua anomali juga terletak di sisi utara Khufu, di mana para ahli telah menemukan hal yang sama sebelumnya di sisi timur monumen. Para ahli mengatakan, mereka akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menyertakan analisis data dari anomali yang terdeteksi sejauh ini.

"Hasil utama memberitahu kita bahwa kita memiliki beberapa berita, kabar baik," ujar Menteri Purbakalan Mamduh al-Damati.

Ia mengatakan, pihaknya dan para ahli akan memecahkan beberapa rahasia dalam piramida. Namun, masih sangat dini untuk mengatakan apa rahasia yang ada di dalam monumen tersebut.

Piramida setinggi 146 meter dinamai Khufu oleh anak firaun, Snefru. Piramida ini dianggap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno yang dibangun sekitar 4.500 tahun lalu.

Khufu diketahui memiliki tiga ruang, dan seperi piramida di Mesir lainnya yang digunakan sebagai makam firaun.

Piramida Merah dibangun oleh Snefru dengan tinggi 105 meter dan terletak di sebelah utara dari Piramida Bent di Dahshur.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA