Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Pangeran William Akhiri Tugasnya Sebagai Pilot Ambulans

Kamis 27 Jul 2017 17:23 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pangeran William

Pangeran William

Foto: Zimbio

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pangeran William dari Inggris akan melepaskan pekerjaannya pada Kamis (27/7) saat dia menyelesaikan jadwal kerja bergilir terakhirnya sebagai pilot ambulans udara. Ke depan ia akan memusatkan perhatian sepenuhnya pada tugas kerajaan.

Pangeran berusia 35 tahun itu, yang berada di urutan kedua takhta setelah ayahnya, Charles, mengumumkan pada Januari bahwa dia akan mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pilot dengan East Anglia Air Ambulance (EAAA) untuk mengambil lebih banyak peran resmi yang dilepaskan oleh Ratu Elizabeth. Sejak berusia 90 tahun lalu Ratu Inggris telah banyak melepaskan tugasnya.

Kantor William mengatakan bahwa pangeran tersebut akan melakukan tugas bergilir malam di Bandara Cambridge di Inggris tengah tempat dia telah bertugas sejak bergabung dengan EAAA pada tahun 2015, sebelum berpose untuk foto bersama rekan-rekannya.

"Dengan masa saya di militer, saya memiliki pengalaman dalam pekerjaan ini yang akan saya bawa bersama saya sepanjang sisa hidup saya, dan itu akan menambah perspektif berharga bagi tugas kerajaan saya utuk beberapa dekade yang akan datang, "katanya pada bulan Januari.

William bertugas di Angkatan Bersenjata Inggris dari tahun 2006 sampai 2013, dan kemudian bekerja sebagai pilot helikopter pencari dan penyelamatan.

Setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pilot ambulans udara, William pindah dengan istrinya, Kate, dan anak-anaknya, George dan Charlotte dari Anmer Hall, rumah resmi mereka di istana Sandringham ratu di Inggris timur, ke Kensington Palace, tempat tinggal resmi mereka di London.

Sebelumnya, William dan keluarganya melakukan rangkaian perjalanan ke Eropa dalam upaya mendorong terciptanya hubungan baik antara Inggris dan Uni Eropa pascaBrexit.

Ia bertemu dengan sejumlah pemimpin dalam apa yang disebut upaya Inggris untuk memikat Eropa.
Ia dan adiknya, Harry, juga terkenang kembali dengan masa kanak-kanak mereka 20 tahun setelah kematian mendadak ibu mereka, Puteri Diana, dalam sebuah film dokumenter baru yang akan disiarkan di televisi pekan ini.

Film berdurasi 90 menit yang berjudul Diana, Our Mother: Her Life and Legacy  itu dibuat untuk mengenang kehidupan dan karya Diana, menurut Istana Kensington.

Diana, istri pertama pewaris tahta Pangeran Charles, meninggal dalam sebuah kecelakaan di Paris pada Agustus 1997 ketika William berusia 15 tahun dan Harry 12 tahun. Saat itu Diana berumur 36 tahun.

Dalam film dokumenter tersebut, William -- cucu Ratu Elizabeth dan berada di urutan kedua pewaris tahta - dan Harry berbicara tentang masa kanak-kanak sementara mereka membalik-balik album foto keluarga yang dikumpulkan Diana.

Awal tahun ini, William berbicara tentang betapa dia kaget atas kehilangan ibunya. Selama dua dekade perasaan kehilangan itu masih melekat dalam ingatannya. Harry mengatakan untuk mengatasi hal itu ia telah berusaha meminta bantuan konsultan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA