Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Yayan Ruhian Kembali Lawan Iko Uwais di Film Terbaru

Senin 30 Oct 2017 12:16 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Yayan Ruhian bersama sutradara dan produser film Beyond Skyline.

Yayan Ruhian bersama sutradara dan produser film Beyond Skyline.

Foto: Republika/Shelbi Asrianti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Indonesia Yayan Ruhian berakting dalam film laga tentang invasi makhluk luar angkasa berjudul beyond skyline . Dalam film internasional yang akan rilis di Indonesia mulai 31 Oktober 2017 itu, Yayan kembali bersanding dengan lawan main iko uwais .

"Saya dan Iko lahir dan besar di 'rumah' yang sama, Iko bukan lagi sahabat tetapi sudah seperti saudara. Malah hampir dalam tiap film Alhamdulillah saya dan Iko selalu dijadikan musuhan, berantem," kata pesilat itu berseloroh.

Yayan berperan sebagai pria Laos yang dijuluki The Chief, kerap merintangi aksi tentara bawah tanah bernama Sua yang diperankan Iko. Pria 49 tahun kelahiran Tasikmalaya itu mengajak pecinta film berbondong-bondong menonton untuk melihat detail akting mereka.

Peran dalam film yang pengambilan gambarnya sudah berlangsung 2014 silam tersebut menuntut Yayan bercakap dalam bahasa Laos. Adegan Yayan berdialog hanya dua kali dan tidak sampai 10 kalimat, sehingga ia belajar langsung di lokasi didampingi seorang penerjemah.

Selebihnya, Yayan menunjukkan aksi bela dirinya yang mumpuni bersama Iko. Kedua pesilat hebat itu tidak hanya menjadi pemeran, tetapi juga dipercaya oleh sutradara Liam O'Donnell menjadi penata koreografi adegan laga.

Sebelumnya, dalam kesempatan terpisah Iko menginformasikan bahwa aksi laga yang ia rancang tidak dalam koridor pencak silat. Ia mengaplikasikan bela diri universal untuk menyesuaikan dengan sosok makhluk luar angkasa dan para aktor, termasuk pemeran utama Frank Grillo yang punya dasar tinju.

Pernyataan sama pun diungkap Yayan yang terlebih dahulu melihat naskah dan mengecek latar belakang para pemain. Menurut dia, teknik bela diri sebagus apapun tidak akan maksimal tanpa penyesuaian karakter, sehingga ia memilih penerapan adegan berkelahi yang lebih alami.

"Keterlibatan di film ini menjadi kebanggaan pribadi saya sebagai praktisi film Indonesia. Mudah-mudahan menjadi awal agar semakin banyak orang perfilman Indonesia yang berkolaborasi dengan pihak luar," ucap Yayan yang juga membintangi Star Wars Episode VII: The Force Awakens.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA