Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rano Karno Akui Berselera Kampung

Selasa 17 Jul 2018 09:09 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Rano Karno dalam acara promosi kuliner Betawi dan syukuran Doel The Movie di Hotel Shangri-La Jakarta, (16/7).

Rano Karno dalam acara promosi kuliner Betawi dan syukuran Doel The Movie di Hotel Shangri-La Jakarta, (16/7).

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Kecintaannya pada kuliner Betawi membuatnya membuka warung makan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lahir dan tumbuh besar di sentra kuliner Betawi membuat Rano Karno akrab dengan sederet menu khasnya. Latar belakang tersebut juga membuat aktor 57 tahun itu tidak pernah pilih-pilih makanan sampai sekarang.

"Saya lebih selera kampung. Kalau steak, spaghetti, ya makan tapi ibaratnya nggak tertelan. Mending makan gado-gado," ucap Rano yang sedang mempersiapkan premier film layar lebar Si Doel The Movie di Belanda. 

Rano juga sangat menggemari sederet masakan khas Betawi lainnya. Duta khusus Indonesia dalam bidang pendidikan oleh UNICEF itu menyebutkan beberapa di antaranya, yaitu nasi ulam, nasi uduk, laksa Betawi, dan rujak juhi.

Setiap ada kesempatan, dia suka berburu aneka kuliner tradisional, baik seorang diri atau bersama keluarganya. Beberapa lokasi yang disasar termasuk Rawa Belong di Jakarta Barat dan Pasar Mayestik di Jakarta Selatan.

Mantan wakil gubernur Banten itu mengakui penjual masakan khas Betawi tidak sebanyak saat dia masih kecil atau lebih muda. Namun, kuliner tradisional itu masih eksis dan bukan berarti benar-benar hilang. 

"Mohon maaf saya Sabtu Ahad di rumah juga buka warung, namanya Garasi Si Doel. Ada lontong cap go meh, nasi uduk, selat solo, siomay, sampai gado-gado," kata Rano. 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA