Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Dua Pekerjaan Kate Sebelum Menikah dengan Pangeran William

Jumat 24 Aug 2018 06:44 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Ani Nursalikah

Kate Middleton

Kate Middleton

Foto: EPA
Kate pernah bekerja di perusahaan keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebagai bagian dari anggota keluarga kerajaan Inggris, Kate Middleton memperoleh banyak keistimewaan dalam berbagai hal. Tetapi dulu ketika belum menikah, Kate pernah memiliki karier dan bekerja mencari nafkah sebagaimana rakyat biasa.

Wanita yang kini bergelar Duchess of Cambridge itu tercatat pernah punya dua karier profesional. Dikutip dari Marie Claire, Kate pernah bekerja di perusahaan keluarga.

Perusahaan bernama Party Pieces tersebut menurut penghitungan Time bernilai sekitar 50 juta dolar AS. Perusahaan peralatan pesta ini dimulai orang tua Kate sejak dirinya masih anak-anak. Hingga sekarang foto Kate kecil sebagai model perusahaan orang tuanya masih dapat dilihat di situs resmi Party Pieces.

Menurut laporan yang ditulis CNN, kala bekerja di Party Pieces tugas Kate adalah mendesain dan memproduksi katalog, pemasaran, dan pemotretan. Bisa jadi pekerjaan itulah yang menanamkan kecintaan ibu tiga anak ini pada fotografi. Sebagaimana diketahui, Kate sesekali memotret keluarga kecilnya dan diposting akun resmi Kensington Royal.

Pekerjaan lain yang pernah digeluti kakak Pippa Middleton tersebut adalah di bidang fesyen. Setelah lulus kuliah di Universitas St Andrew, Kate sempat bekerja paruh waktu di Jigsaw, sebuah ritel fesyen. Berdasarkan artikel Daily Mail, di sana ia bekerja sebagai asisten pembelian aksesoris.

Tugasnya termasuk membantu pemotretan berdasarkan pesanan hingga pekerjaan sederhana seperti menyajikan teh dan kopi. Co-founder Jigsaw menuturkan kesannya selama mempekerjakan Kate Middleton.

"Aku terkesan dengan pekerjaannya. Ada hari-hari di mana kru televisi mengejar deadline. Kami berkata 'Dengarkan, apakah kamu ingin pergi?' lalu dia menjawab 'Sejujurnya mereka akan terus mencari kita sampai mereka mendapatkan gambarnya. Jadi mengapa tidak kita pergi, menyelesaikan pengambilan gambar, dan mereka akan meninggalkan kita sendiri'," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA