Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Priyanka Senang Libatkan Diri dalam Kegiatan Kemanusiaan

Senin 05 Nov 2018 04:33 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Priyanka Chopra

Priyanka Chopra

Foto: EPA
"Itu membuat anda merasa begitu kecil sebagai manusia," ucap Priyanka Chopra

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- priyanka chopra mengaku senang dengan pekerjaan yang memiliki kaitan dengan kemanusiaan. Terlebih lagi apabila dia mesti terjun langsung ke lapangan, itu menjadi kenikmatan tersendiri untuknya.

“Kunjungan lapangan adalah yang paling istimewa, karena Anda bertemu anak-anak dan korban yang luar biasa,” kata Chopra, dikutip dari People, Senin (5/11).

Pemeran serial "Quantico" ini tumbuh dalam rumah tangga yang berpikiran terbuka berkat kedua orangtuanya yang bekerja sebagai dokter di tentara India. Kemudian, dia pun memenangkan Miss World pada tahun 2000 sehingga membuatnya bisa membuat perbedaan dalam skala global.

“Saya menyadari saya memiliki kekuatan, dan saya dapat mengasosiasikan diri dengan benar-benar saya yakini,” kata artis asal India ini.

Selama 12 tahun, Chopra telah bekerja dengan unicef sebagai Duta Besar Goodwill global. Dia banyak mengunjungi tempat-tempat yang membutuhkan perhatian, seperti Zimbabwe dan daerah kumuh Mumbai di India.

“Itu adalah salah satu momen gembira saya, mampu membantu mengadvokasi hak-hak anak dan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Itu sangat menggugah saya karena bisa pergi ke tempat-tempat di mana anak-anak ini tidak memiliki suara atau tidak ada yang mendengarkannya, dan benar-benar menjelaskan hal itu,” ujar pemeran Baywatch.

Chopra ingat, pernah bertemu seorang gadis muda di salah satu kunjungannya. Pertemuan itu membuatnya menyebarkan pengetahuan tentang kesehatan seksual berkat UNICEF bagi gadis tersebut. Menjadi sukarelawan dengan UNICEF telah membuat Chopra melihat dunia secara berbeda.

"Dia biasa berkeliling daerah kumuh dan mengetuk pintu sendiri dengan tas berisi kondom dan berbicara dengan gadis-gadis muda tentang mengapa mereka harus bersekolah dan tidak menikah cepat," kata Chopra.

Gadis yang diperkirakan berusia 13 atau 14 tahun ini berubah menjadi sosok yang bisa mengedukasi lingkungan sekitarnya. Meski banyak yang menentang, dia tetap berani untuk melakukan kampanye tersebut.

"Itu membuat Anda merasa begitu kecil sebagai manusia. Dan itu membuat Anda merasa seperti kehidupan yang kita jalani sangat egois. Kami begitu banyak menerima begitu saja. Itu benar-benar cara untuk kembali ke dunia nyata dan melihat dunia apa adanya," ujar perempuan berusia 36 tahun itu.

Dengan melibatkan diri untuk bergerak di bidang kemanusiaan membuat Chopra belajar banyak hal. Dia bisa menghargai hidup karena memiliki kesempatan istimewa dalam menjalani hidupnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA