Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Lady Gaga Bawa Setumpuk Piza untuk Pengungsi Kebakaran

Kamis 15 Nov 2018 11:50 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Lady Gaga

Lady Gaga

Foto: EPA
Lady Gaga juga korban dari kebakaran besar di Kalifornia.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Lady Gaga membagikan setumpuk piza untuk korban kebakaran di Malibu, Kalifornia. Dia pun memberikan dukungan langsung pada relawan yang membantu pengungsi dalam bencana tersebut.

“Terima kasih kepada Palang Merah untuk semua yang Anda lakukan untuk memberikan perlindungan, cinta, dan dukungan kesehatan mental kepada orang-orang Kalifornia," tulis Gaga dalam unggahan di Instagram.

Sang Mother Monster merupakan korban dari kebakaran tersebut. Rumahnya hangus terlahap api, sehingga membuatnya mengungsi dari kediamannya tersebut. Namun, beberapa hari kemudian dia kembali untuk mengunjungi penampungan pengungsi Palang Merah.

Di samping membawa setumpuk piza, penyanyi berusia berusia 32 tahun itu tiba dengan kopi dan kartu hadiah. Makanan dan minuman itu dibawa untuk diberikan kepada mereka yang menerima perawatan karena menjadi korban kebakaran.

Gaga pun membagikan foto-foto pengiriman khusus tersebut di Instagram-nya. Dalam salah satu foto, Gaga berpose dengan sekelompok pengungsi dengan cakar mereka yang menunjukan solidaritas. “Yang kita miliki adalah satu sama lain. Kebaikan membuat dunia berputar," tulis Gaga, dikutip People, Kamis (15/11).

Pemeran A Star is Born ini pun memberikan pesan untuk banyak orang agar saling membantu dalam menghadapi bencana tersebut. Dengan ada momen tersebut, dia menjadikan itu merupakan hari favoritnya sebagai Hari Kebaikan Dunia.

Kunjungan tersebut bukan perjalanan pertama penyanyi "Shallow" ke tempat pengungsian. Pada akhir pekan lalu, dia mengunjungi fasilitas Palang Merah sementara di Pacific Palisades High School. Selama 90 menit dia dilaporkan membagikan kartu hadiah, berpose untuk foto, dan bernyanyi untuk seorang wanita berusia 98 tahun untuk meningkatkan semangat para pengungsi.

"Saya memperpanjang cinta saya. Aku tahu kita tidak saling kenal, namun aku mencintaimu. Ini adalah keadaan darurat, hanya saja, Anda tidak sendirian," kata penyanyi "Joanne".

Sebagai penganjur gairah untuk kesehatan mental, Gaga pun mendesak pengungsi yang mencari perawatan untuk berbicara dengan konselor kesehatan mental yang tersedia di penampungan. Saling membagikan kisah kepada sesama pun akan membuat keadaan lebih membaik.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA