Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Elton John Ungkap Momen Terakhir dengan Freddie Mercury

Kamis 03 Jan 2019 14:54 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ani Nursalikah

Elton John

Elton John

Foto: Aceshowbiz
Freddie meninggal karena komplikasi AIDS dalam usia 45 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada 24 November 1991, bintang rock sekaligus vokalis Queen, Freddie Mercury meninggal dunia. Saat meninggal, usianya masih terbilang muda, yaitu 45 tahun.

Musisi karismatik tersebut meninggal karena penyakit bronchopneumonia yang merupakan komplikasi dari AIDS. Freddie terus berjuang melawan penyakit itu hingga akhir hidupnya.

Hingga hari-hari terakhirnya, Freddie masih menjadi pribadi yang sangat positif dan peduli terhadap orang lain. Hal itu dirasakan betul oleh sahabatnya yang juga seorang musisi, Elton John.

Pengakuan Elton terhadap sosok Freddie yang baik hati tertuang dalam bukunya yang berjudul Love is the Cure: On Life, Loss and the End of Aids. Buku itu diterbitkan pada 2003.

Dalam bukunya, Elton menceritakan Freddie adalah sosok yang berbeda saat di belakang panggung. Meski di atas panggung terlihat sangat flamboyan, di belakang panggung Freddie sangat menjaga privasi.

"Freddie tidak mengumumkan ke publik dia terkena AIDS sampai hari sebelum dia meninggal pada 1991," tulis Elton dalam bukunya dikutip Independent.

Namun sebagai sahabat, Elton sudah dikabari lebih dulu oleh Freddie sejak 1987. Saat diberi tahu, Elton saat itu mengaku terkejut. Selain Freddie, ada banyak teman Elton yang juga terserang AIDS.

"Saya tahu apa yang akan terjadi pada Freddie. Begitu pun dia. Kematian akan menemuinya. Namun, Freddie berani menghadapinya. Dia tetap muncul bersama Queen dan bertingkah lucu seperti biasanya," kata Elton.

photo
Freddie Mercury

Freddie terus menebar semangat kebaikan hingga akhirnya penyakit mematikan itu benar-benar merenggut nyawanya. Bahkan beberapa pekan setelah kematian, Elton masih bisa merasakan kemanisan sikap Freddie.

Saat Natal, Elton bercerita, seorang kawan tiba-tiba datang ke rumahnya dan memberikan sebuah lukisan yang dibungkus kain. Lukisan tersebut dilukis oleh seniman Inggris Henry Scott Tuke. Pada salah satu sisi lukisan terdapat pesan yang ditulis langsung oleh Freddie.

"Dear Sharon, saya rasa kamu akan menyukai lukisan ini. Love Melina, Selamat Natal," tulis pesan dalam lukisan tersebut. Sharon dan Melina adalah nama drag-queen (laki-laki yang berdandan perempuan) lain dari Elton dan Freddie.

Saat menerima lukisan itu, Elton mengaku tidak percaya dan menangis layaknya anak kecil. Dia tidak menyangka Freddie dalam kondisi sakit masih sempat menyiapkan hadiah Natal di sisa-sisa hidupnya.

"Di momen itu saya sangat sedih sekali. Kenangan itu yang membuat saya selalu mengingatnya. Hadiah itu menggambarkan karakter Freddie yang spesial bahkan hingga akhir hidupnya," kata Elton.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA