Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Rihanna Tuntut Ayahnya Secara Hukum

Rabu 16 Jan 2019 11:27 WIB

Red: Indira Rezkisari

Penyanyi Rihanna

Penyanyi Rihanna

Foto: AP
Ayahnya dituding memanfaatkan namanya untuk perusahaan Fenty Entertainment.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rihanna menuntut ayahnya dan menuduhnya mengeksploitasi nama keluarga mereka. Rihanna yang bernama lengkap Robyn Rihanna Fenty mengajukan gugatan ke pengadilan terhadap ayahnya Ronald Fenty, Selasa (15/1), seperti dilansir Variety.

Rihanna menuduh ayahnya memanfaatkan namanya untuk perusahaan Fenty Entertainment. Rihanna yang sudah memakai merek Fenty untuk menjual kosmetik, lingerie, sepatu meminta pengadilan agar memerintahkan ayahnya untuk tidak memakai nama Fenty. Ia juga meminta biaya kerugian yang jumlahnya tidak diungkapkan.

Dilansir Reuters, dalam berkas gugatan disebutkan bahwa Rihanna sama sekali tidak berhubungan dengan Fenty Entertainment. Namun perusahaan itu menyalahgunakan namanya dan membuat kesan mereka terkait dengan Rihanna.

Contohnya, Fenty Entertainment menerima tawaran untuk Rihanna pada 2017 dari pihak ketiga untuk menggelar 15 pertunjukan di Amerika Latin senilai 15 juta dolar AS. Pernah juga Fenty Entertainment secara tidak langsung menyatakan bahwa penyanyi itu terlibat dalam proyek hotel butik mereka.

Dalam gugatan itu disebut meskipun telah berulang kali diingatkan bahwa mereka tidak berwenang untuk menggunakan namanya, merek dagang Fenty atau mengatasnamakan Rihanna, Ronald Fenty dan mitra bisnisnya terus memberi kesan mereka berafiliasi dengan sang penyanyi. Fenty Entertainment belum memberikan berkomentar.

Rihanna diketahui tidak memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya. Sang ayah merupakan mantan pecandu narkoba serta tergolong pernah melakukan kekerasan ke anaknya. Hubungan tidak membaik ketika Rihanna dewasa dan merasa ayahnya justru mengumbar kisah privatnya saat menghadapi masa sulit dengan mantan kekasihnya Chris Brown.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA