Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

The Upside Berkisah tentang Persahabatan Napi dan Miliarder

Ahad 20 Jan 2019 10:27 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Ani Nursalikah

Bryan Cranston dan Kevin Hart dalam film The Upside.

Bryan Cranston dan Kevin Hart dalam film The Upside.

Foto: avid Lee/The Weinstein Company
The Upside menampilkan kehangatan yang dibalut komedi, namun kurang chemistry..

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dell Scott (Kevin Hart) harus menghadapi kenyataan mendapatkan kerja agar lepas dari penangguhan pembebasan. Dia mesti mendapatkan tiga tanda tangan dari pengajuan lowongan kerja yang telah diberikan padanya.

Niat Dell hanya perlu datang dan meminta tanda tangan agar tidak dianggap enggan berusaha bekerja. Dua tempat telah dia dapatkan tanda tangan yang diperlukan, pada tempat ketiga ini ternyata tidak semudah yang diduga.

Setelah datang ke tempat ketiga yang ternyata sebuah griya tawang apartemen, tertulis dia akan melamar sebagai pembersih. Namun, ketika tiba di sana sudah banyak orang yang duduk menunggu melamar pekerjaan yang dia duga sama sepertinya.

Setelah satu jam menunggu, Dell pun merasa bosan dan menyerobot masuk untuk meminta tanda tangan pada pemberi kerja. Bukannya mendapatkan yang diinginkan, dia justru mendapatkan tawaran lebih dengan mendapatkan pekerjaan sebagai pendamping  Phillip Lacasse (Bryan Cranston) yang mengalami kelumpuhan dari leher ke bawah.

Keterlibatan Dell membantu kehidupan Phillip mendapatkan tentangan dari Yvonne Pendleton (Nicole Kidman), asisten yang mengurus masalah bisnis Phillip. Alasannya Dell bukan seorang penolong yang tepat dan profesional, hal ini justru bisa membahayakan nyawa Phillip kapan pun juga.

Meski penuh dengan kecerobohan, Dell mencoba sebisa mungkin membantu kebutuhan harian Phillip dengan gaya urakan. Berinteraksi dengan orang yang dibantunya justru membuatnya belajar menata hidup lebih baik.

Naskah The Upside yang ditulis Jon Hartmere berangkat dari kisah nyata. Namun, dia berhasil memberikan kehangatan pada hati dengan cerita yang penuh kebaikan dan komedi yang bisa juga dinikmati oleh selera orang Indonesia. Ada alasan di balik karakter tokoh dalam memutuskan sesuatu, sehingga penonton dapat memberikan simpati.

Tapi, karakter yang diperankan Hart dan Cranston tidak memberikan ikatan yang cukup meyakinkan. Keduanya bisa bersinar memerankan karakter masing-masing, hanya saja, tidak ada chemistry yang tersampaikan, padahal keduanya merupakan sosok yang saling membantu dalam kurun waktu tertentu.

Dalam situs Rottentomatoes, film arahan Neil Burger hanya mendapatkan 40 persen suara kritikus, dengan rata-rata mendapatkan nilai 5.2 dari 10. Sedangkan untuk penonton, ternyata memberikan sambutan lebih hangat dengan 88 persen menyukai dan memberi nilai 4,3 dari 5.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA