Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Teater Calon Arang Sukses Digelar di Bandung

Ahad 24 Mar 2019 14:37 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Teater Calon Arang yang digelar di NuArt Sclupture Park, Bandung

Teater Calon Arang yang digelar di NuArt Sclupture Park, Bandung

Foto: Istimewa
Cerita ini terselip pesan politik damai yang diharapkan bisa diterima para penonton

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Setelah sukses pentas di Teater Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 10 dan 11 januari 2019, Teater Sendiri x jurnalis televisi kembali mementaskan teater dengan judul "Calon Arang". Pementasan ini digelar di NuArt Sclupture Park, Bandung.

Drama Calon Arang yang disutradarai M. Nawir ini memilih sejumlah presenter berita dan jurnalis dari berbagai televisi untuk terlibat sebagai pemerannya. Para pemeran diantaranya adalah Maria Anneke, Senandung Nacita, Nikky Sirait, Yasir Nene Ama, Djati Darma, Gibran Muhammad dan Stefani Ginting.

Pemilihan para jurnalis televisi dalam melakonkan seni peran teater ini menjadi suatu yang berbeda. Karena mereka yang terbiasa membaca berita di depan kamera kini ditantang untuk mengahafal adegan dan mementaskannya dengan baik di atas panggung.

Teater Calon Arang diangkat dari cerita rakyat yang berkembang di Bali, yang menghubungkan sejarah antara Bali dan Daha (Kediri). Berbagai sumber telah dikumpulkan dari catatan catatan sastra Bali dari lontar-lontar dan beberapa peninggalan cerita lisan.

Kisah tentang angkara murka dari seorang Calon Arang, dukun yang penuh amarah dan dendam, melampiaskan nafsunya sehingga banyak menelan korban rakyat jelata. Amarah dan dendam ini bangkit setelah menyadari bahwa anaknya, Ratna Manggalih, tak juga menemukan jodoh walaupun usianya sudah cukup dewasa.

Bisa ditebak akhir dari cerita ini, Calon Arang kalah dalam perang tanding tersebut. Sutradara Calon Arang M. Nawir menyatakan pesan yang ingin disampaikan dalam pementasan ini adalah Kejahatan-kejahatan yang akan hadir kembali di masa masa yang akan datang dalam bentuk dan rupa yang berbeda.

Begitulah pula dengan kebaikan yang juga akan selalu hadir untuk melawan kejahatan tersebut. Selain cerita daerah, Dalam setiap adegan teater ini juga terselip percakapan percakapan satire yang menggambarkan bagaimana situasi politik saat ini.

Dengan harapan ada pesan politik damai yang bisa diterima oleh penonton. Pemeran utama Calon Arang yaitu Maria Anneke berharap dengan adanya unsur satir dalam teater ini, para penonton bsa menerima pesan politik damai yang disampaikan dalam pementasan teater Calon Arang ini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA