Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Syarat Joaquin Phoenix Saat Bintangi Mary Magdalene

Senin 15 Apr 2019 12:19 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Joaquin Phoenix

Joaquin Phoenix

Foto: EPA
Di Mary Magdalene Phoenix berperan sebagai sosok Yesus.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Aktor Amerika Serikat Joaquin Phoenix punya syarat khusus saat membintangi film Mary Magdalene. Pada sinema drama itu, dia memerankan sosok Yesus Kristus (dikenal dengan nama Nabi Isa AS dalam ajaran Islam).

Pria 44 tahun kelahiran San Juan, Puerto Riko, itu bukannya tidak total untuk perannya. Phoenix sudah melakukan banyak hal demi karakter, mulai dari memanjangkan rambut, melatih tatapan khas, bahkan bermeditasi di puncak gunung.

Akan tetapi, ada satu hal yang dia tolak dari naskah film yang terinspirasi dari kitab sudi Injil Yohanes itu. Phoenix tidak mau menggosokkan lumpur di mata lawan mainnya, saat Yesus mengobati seorang perempuan tunanetra.

"Saya tahu tentang adegan itu dari Alkitab, tetapi saya tidak pernah benar-benar memperhatikannya," ujarnya seperti dikutip dari laman CNN. Pada Injil, sosok yang buta adalah lelaki dan pada film disesuaikan menjadi perempuan.

Dia berpikir adegan itu akan mengerikan ditonton. Alkitab tidak sepenuhnya menjelaskan mengapa Yesus menggunakan lumpur atau tanah liat untuk menyembuhkan orang buta, meski beberapa ahli mengatakan praktik itu umum dilakukan penyembuh abad pertama.

Sebagai gantinya, Phoenix hanya menjilat ibu jarinya dan mengusapkannya dengan lembut pada mata sang perempuan. Menurut sang aktor, alternatif itu membebaskan dia melakukan penafsiran tersendiri terhadap kejadian masa silam.

Dia menyebut momen itu bukan hanya tentang mukjizat sang tokoh suci. Akan tetapi, keindahan saat individu yang dikucilkan pada akhirnya dilihat, dirangkul, dan didorong kembali untuk bergabung dengan komunitas yang lebih luas.

Pesan humanistik itu menjadi esensi film Mary Magdalene yang mengemas sejarah dengan arus emosional dan intelektual kontemporer. Rumah produksi melabeli sinema sebagai film spiritual, namun bukan film religius.

Sesuai judulnya, Mary Magdalene mengisahkan sosok Maria Magdalena, perempuan Yahudi pengikut Yesus. Film arahan sutradara Garth Davis ini menyampaikan kisah Yesus dari sudut pandang feminin dan feminis.

Selain Phoenix, film turut dibintangi Rooney Mara, Chiwetel Ejiofor, dan Tahar Rahim. Film telah tayang di Amerika Serikat mulai 12 April 2019. Belum ada informasi mengenai penayangannya di bioskop Indonesia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA