Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Ramengvrl Rilis Mixtape No Bethany

Rabu 24 Apr 2019 19:12 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Indira Rezkisari

Ramengvrl saat merilis mixtape 'No Bethany' di Thamrin, Jakarta Pusat.

Ramengvrl saat merilis mixtape 'No Bethany' di Thamrin, Jakarta Pusat.

Foto: Republika/Farah Nabila Noersativa
No Bethany berisi enam lagu hip hop kekinian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kejutan karya kembali dilakukan oleh Ramengvrl, seorang penyanyi rapper perempuan Indonesia. Setelah merilis single terbaru “What’s ur Problem” pada awal April lalu, penyanyi bernama asli Putri Soeharto itu lalu merilis sebuah mixtape bertajuk “No Bethany”.

Dalam mixtape tersebut, Putri yang juga akrab disapa Puche itu merilis sebanyak enam lagu bernuansa hip hop era masa kini. Selain itu, Puche juga melakukan kolaborasi dengan penyanyi-penyanyi rapper ternama lain yang dituangkan dalam mixtape tersebut.

Puche mengatakan, dalam mixtape kali ini, dia ingin menyampaikan pesan berupa jati dirinya yang merupakan seorang manusia biasa. “Gue cuma pengen all out, gue punya lagu ini dan gue pengen keluarin, justru yang ingin gue sampaikan adalah, ya sudah ini gue,” kata Puche saat peluncuran mixtapenya di restoran cepat saji di wilayah Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Dalam mixtape itu, Ramengvrl tak hanya menghadirkan sebanyak enam lagu. Ada beberapa skit track yang menjadikan mixtape memiliki 10 track.

Sementara Ramengvrl juga menggandeng beberapa rapper, komposer musik, dan produser seperti Gamaliel pada lagu “Gippal”, Khroam pada lagu “What’s ur Problem”, dan Holly pada lagu “Bad Minah”. Pemilihan musisi atau rapper lain dilakukan sendiri olehnya.

Mixtape "No Bethany" ini akan bisa didengarkan oleh khalayak umum melalui digital platform pada Jumat (26/4). Ramengvrl juga berencana membuat mixtape itu dalam bentuk kaset.

Alasannya, Ramengvrl ingin memberikan sebuah keunikan dalam peluncuran mixtape ini. “Kalau mixtape sendiri itu kan juga bagusnya dalam bentuk tape yang sebenarnya. Jadi kita bikin kaset, yang juga bisa dinikmati orang-orang,” jelas dia.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA