Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Britney Spears Dapat Dukungan Moral dari Para Penggemarnya

Jumat 17 May 2019 23:35 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Christiyaningsih

Britney Spears.

Britney Spears.

Foto: EPA
Britney mendulang dukungan moral usai dikabarkan tak akan tampil lagi

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Britney Spears diklaim saat ini mungkin tidak pernah tampil menyanyi lagi. Mendengar kabar tersebut, para penggemar pun menunjukkan dukungan moral kepada sang idola.

Baca Juga

Huffington Post pada Jumat (17/5) melaporkan manajer penyanyi jebolan Disney itu, Larry Rudolph, mengakui masa depan Britney sebagai seorang artis mungkin diragukan. Sebab, saat ini Britney tengah mengalami pergulatan dengan kesehatan mentalnya.

Sebelumnya, pada April lalu pelantun tembang Toxic itu dilaporkan telah masuk ke fasilitas kesehatan mental. Ia masuk ke sana setelah menderita tekanan emosional dipicu ayahnya Jamie yang sakit parah.

Sejak saat itu, Britney pun terlibat dalam peliknya perjalanan penyelesaian kasus dalam pengadilan yang berlangsung sejak 2008. Larry mengklaim Britney masih sangat tidak sehat untuk melanjutkan residensinya di Las Vegas.

"Sebagai orang yang memandu karirnya, berdasarkan informasi dari saya dan semua profesional yang bekerja dengannya, dia tidak akan kembali untuk melakukan residensi Vegas ini. Tidak dalam waktu dekat dan mungkin tidak pernah lagi,” ungkap dia.

Dia menyebut Britney tidak ingin bekerja lagi setidaknya sampai siap, secara fisik, mental, dan penuh semangat. Jika saat itu tidak pernah datang lagi, maka artinya Britney tidak akan tampil kembali.

Beberapa dukungan penggemar diunggah di media sosial Twitter. Mereka berharap mengenai kesehatan dan juga kebahagiaan artis mantan pacar dari Justin Timberlake itu.

Britney ditempatkan di bawah konservatori atau perwalian setelah perjuangan publik dengan masalah pribadi dan kejiwaan. Perwalian adalah status sukarela yang biasanya diperuntukkan bagi orang lanjut usia atau orang sakit parah yang menderita demensia atau tidak mampu membuat keputusan untuk diri mereka sendiri.

Setelah persidangan pada 10 Mei, Hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles Brenda Penny menulis dalam urutan bahwa Britney dan orang tuanya telah menyetujui apa yang disebut evaluasi ahli 730. Itu adalah proses yang biasanya digunakan untuk menentukan kesehatan mental dan kompetensi orang tua dalam suatu kasus perceraian.

Namun, tidak jelas siapa yang akan diperiksa dan apakah itu akan terkait dengan hubungan Britney dengan kedua putranya atau pengawasan orangtuanya terhadapnya. Mantan suaminya Kevin Federline memiliki hak asuh atas anak laki-laki mereka, Sean yang berusia 13 tahun dan Jayden yang berusia 12 tahun. Keduanya diketahui sering mengunjungi ibu mereka.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA