Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Paris Ingin Sematkan Nama Putri Diana di Alun-Alun Kecilnya

Jumat 31 Mei 2019 15:00 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda

Polisi Prancis menutup terowongan yang menghubungkan dengan Pantai La Mirandole di dekat vila tempat Raja Saudi, Salman, berlibur.

Polisi Prancis menutup terowongan yang menghubungkan dengan Pantai La Mirandole di dekat vila tempat Raja Saudi, Salman, berlibur.

Foto: Reuters
Alun-alun kecil dekat lokasi tewasnya Putri Diana di Paris saat ini bernama Callas.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS — Balai Kota Paris ingin menamai alun-alun kecil di lokasi kecelakaan mobil 1997 dengan nama Putri Diana. Situs itu sudah memiliki monumen berbentuk api emas untuk penghormatan dan bersebelahan dengan Terowongan Alma, tempat kecelakaan itu terjadi.

Alun-alun itu saat ini masih dinamai dengan nama penyanyi opera Maria Callas. Seorang pejabat Balai Kota Paris mengatakan dewan kota akan mengadakan pemilihan bulan depan untuk mengganti tempat tersebut dengan nama Putri Diana.

Seperti yang dilansir AP, Jumat (31/5), mereka mencatat Callas sudah memilki jalan terdekat yang dinamai menurut namanya dan Balai Kota ingin menghormati Putri Diana atas pekerjaan kemanusiannya. Princess of Wales tewas dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997.

Putri Diana dilarikan ke rumah sakit pada waktu dini hari. Ahli bedah mencoba menyelamatkan hidupnya selama dua jam.

Dilansir BBC, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Istana Buckingham mengatakan bahwa Ratu dan Prince of Wales mengaku sangat terkejut serta sedih. Pangeran Charles menyampaikan kabar kematian istrinya kepada kedua anaknya, Pangeran William dan Harry, di Balmoral Castel di Skotlandia.

Kecelakaan terjadi setelah Putri Diana meninggalkan Hotel Ritz di Prancis dengan teman dekatnya, Dodi Al-Fayed. Dodi dan pengemudinya juga tewas dalam tabrakan di terowongan bawah Place de l’Alma di pusat kota. Mobil yang ditumpangi sang putri dikejar dengan kecepatan tinggi oleh paparazi hingga menabrak pilar dan dinding.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA