Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Miley Tunjukan Sisi Gelap Industri Musik Lewat Black Mirror

Selasa 28 Mei 2019 14:25 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Miley Cyrus

Miley Cyrus

Foto: AP
Menurut Miley, perempuan kurang dianggap serius di industri musik.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Miley Cyrus bergabung dengan keluarga serial "Black Mirror". Dia berharap pada episodenya akan membantu menjelaskan sisi gelap dari kehidupan bintang pop kepada penggemarnya.

Terlibat dalam seni peran bukan hal yang baru bagi Cyrus. Sebelum dikenal sebagai penyanyi, dia membintangi bintang pop fiksi Hannah Montana sebelum memulai karier musiknya.

Berbicara kepada BBC Radio 1 di acara Big Weekend di Middlesbrough, Inggris, Cyrus mengatakan episode itu akan luar biasa dan gelap. Bagian itu akan menunjukkan masalah yang dihadapi perempuan dalam musik.

"Ini adalah kisah perempuan di industri musik. Saya mengerti semua orang telah melalui ini, namun saya berpikir, perempuan sulit untuk ditanggapi dengan serius di industri. Orang-orang berasumsi jika Anda tidak mengenakan pakaian ketat dan menyanyikan musik pop, untuk apa orang melihat Anda," ujar penyanyi "Party in the U.S.A." ini, dikutip dari Aceshowbiz, Selasa (28/5).

Episode yang akan diperankan Cyrus berjudul "Rachel, Jack and Ashley Too". Rencananya episode tersebut akan debut di Netflix bulan depan yang akan mengangkat cerita tentang boneka robot Ashley O, yang berbagi kepribadiannya dan berteman dengan penggemar.

Perempuan berusia 26 tahun ini mengakui, plot cerita "Rachel, Jack and Ashley Too" memiliki beberapa kesamaan dengan hidupnya sendiri, namun itu bukanlah cerita utuhnya. Dia juga mengaku sebagai penggemar berat serial Black Mirror untuk mengatasi sisi negatif dari kemajuan teknologi.

"Kami menyukai apa pun tentang kegelapan teknologi. Saya suka itu," kata penyanyi "Wrecking Ball" itu.

Pembuat episode itu, Charlie, sebelumnya mengungkapkan, Cyrus memberi masukan besar ke dalam naskah. Dia memiliki wawasan dan pendapat tentang cerita yang dikembangkan.

"Kami berkomunikasi lewat Skype. Dia benar-benar terkait dengan karakter dan memiliki beberapa pengamatan yang bermanfaat dan sangat cepat dia ada di sana. Saya pikir orang akan terkejut dengan apa yang dia lakukan dalam episode ini serta dengan penampilannya," kata Charlie.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA