Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Tarantino Pastikan Film Star Trek Dapat Rating R

Rabu 12 Jun 2019 12:33 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Serial pertama Star Trek di tahun 60 an

Serial pertama Star Trek di tahun 60 an

Foto: Startrek
Film Star Trek terbaru akan dirilis dengan rating R.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARAT -- Film Star Trek terbaru akan dibuat sedikit lebih mendebarkan. Sutradara Quentin Tarantino pun memastikan film akan mendapat rating R alias restricted di mana pemirsa usia di bawah 17 tahun harus menonton ditemani orang dewasa.

Keterlibatan Tarantino disebut-sebut terkait dengan adanya tingkat kekerasan dan penggunaan bahasa dalam film Star Trek. Kedua faktor itu kabarnya akan dibuat berbeda dari film Star Trek yang selama ini dirilis dengan rating PG-13. Artinya, ada beberapa adegan yang tak pantas untuk disaksikan anak-anak di bawah usia 13 tahun sehingga mereka disarankan menonton dengan pendampingan orang dewasa.

Berbicara kepada Empire Magazine, Tarantino mengkonfirmasi bahwa jika dia memang akan membuat film Star Trek agar bisa diberi peringkat R.

"Oh yeah!" Kata Tarantino. “Ini film yang diberi peringkat R. Jika saya melakukannya, itu akan dinilai R," ujar dia, dilansir laman Comicbook.

Sebelumnya, bintang film Star Trek Karl Urban sempat membahas mengapa Tarantino ingin membuat film Star Trek memiliki rating R. Namun, dia memastikan film bukan berarti banyak adegan vulgar.

"Anda tidak perlu khawatir itu akan penuh dengan kecabulan dan semacamnya," katanya.

Rating R semata-mata hanya sebagai bentuk konsekuensi. Zachary Quinto, yang berperan sebagai Spock juga menilai bahwa film Tarantino akan diberi peringkat-R. "Kami sedang menunggu secara spesifik," kata Quinto.

Dia senang bahwa versi rating R Star Trek akan menjadi film pertama dan itu dianggap mengasyikkan. Dia telah menjadi penggemar sang sutradara selama bertahun-tahun, dan benar-benar terinspirasi oleh orisinalitasnya.

"Ambillah orisinalitas itu dan gabungkan dengan dunia ini yang penuh dengan ideologi dan karakter penuh warna yang luar biasa, dan hasilnya bisa sangat mendebarkan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA