Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Taylor Swift Tolak Jawab Pertanyaan tentang Pernikahan

Senin 27 May 2019 10:42 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Indira Rezkisari

Taylor Swift

Taylor Swift

Foto: AP
Menurut Swift pertanyaan kapan akan menikah bersifat seksis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi pop Taylor Swift menolak menjawab pertanyaan saat diwawancarai sebuah kantor berita Jerman, Deutsche Presse-Agentur. Salah seorang wartawan kantor berita itu bertanya, apakah di usianya ke-30 nanti ia memiliki rencana menikah dan memiliki momongan.

Menurut Swift, pertanyaan tersebut terlalu seksis (bentuk perilaku diskriminatif terhadap gender). Sehingga ia enggan menjawabnya.

"Saat berusia 30 tahun, kaum pria mungkin tidak akan menerima pertanyaan seperti itu. Jadi saya tidak akan menjawab pertanyaan itu sekarang," kata dia, dilansir dari Fox News, Senin (27/5).

Meski begitu, penyanyi country yang berubah menjadi bintang pop itu mengaku, ia sering mendengar bahwa di usia 30 seseorang akan menjadi lebih dewasa. Pada usia 30, seseorang juga sudah bisa mengendalikan banyak kecemasan, stres dan kekhawatiran dalam menjalani hidup. Tidak seperti ketika masih berusia 20 tahunan

"Dan saya dapat bergabung dalam pengamatan bahwa ketika berusia 20-an seseorang sibuk mencari pengalaman, mencoba berbagai hal, mengalami kegagalan bahkan membuat kesalahan," kata dia.

Di usia yang ke-29, baru-baru ini Swift juga menulis sebuah esai untuk majalah Elle. Esai itu mengisyaratkan tentang hal-hal yang ia alami dan pelajari selama 29 tahun hidup di dunia. Bahkan esai itu juga menyiratkan tentang alasan mengapa ia menjaga hubungan asmara dengan aktor Joe Alwyn untuk tetap bersifat pribadi dan tidak menjadi konsumsi publik.

Dari tulisan Swift itu terungkap bahwa sikap tertutupnya terkait kisah asmara disebabkan oleh media sosial. Bagi dia, media sosial tak ubahnya seperti dua sisi mata pisau karena selain bermanfaat untuk komunikasi, media sosial juga bisa menjadi bumerang.

"Satu hal yang saya lakukan untuk mengurangi komentar aneh dan penuh kebencian adalah mematikan komentar. Dengan begitu, saya menunjukkan kepada teman dan penggemar saya pembaruan dalam hidup saya, tetapi saya melatih otak saya untuk tidak memerlukan pengakuan atau bahkan pujian dari seseorang," demikian kata Swift.

"Sudah terlalu lama, pendapat yang datang dari orang asing mempengaruhi bagaimana saya memandang hubungan saya," tambahnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA