Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Pistol yang Dipakai Van Gogh Bunuh Diri Laku Rp 2 Miliar

Ahad 23 Jun 2019 02:16 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Endro Yuwanto

Lukisan van Gogh bertajuk “Still Life, Vase With Daisies and Poppies”.

Lukisan van Gogh bertajuk “Still Life, Vase With Daisies and Poppies”.

Foto: Reuters
Van Gogh menderita serangan psikosis dan depresi berat sepanjang hidupnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pistol yang diyakini digunakan seniman asal Belanda, Vincent van Gogh, untuk mengakhiri hidupnya dilelang pada Rabu (19/6) lalu. Dikutip dari Reuters, pistol tersebut dilepas dengan harga 130 ribu euro atau jika dirupiahkan sekitar lebih dari Rp 2 miliar.

Pistol tersebut dibeli oleh seseorang yang tidak ingin namanya disebutkan. Pistol berjenis revolver Lefaucheux terlihat sudah berkarat dengan beberapa bagian yang hilang.  "Ini adalah bagian yang sangat simbolis," kata juru lelang Gregoire Veyres.

Van Gogh menderita serangan psikosis dan depresi berat sepanjang hidupnya. Ia memutuskan untuk bunuh diri dengan menembak dadanya menggunakan pistol di ladang gandum tempat. Di lokasi itu sebelumnya ia melukis. Upaya bunuh diri sempat gagal.

"Aku sudah mencoba bunuh diri," kata Van Gogh memberitahukan Arthur Ravoux sang pemilik penginapan tempat di mana dirinya tinggal yang dikisahkan kembali oleh putri Ravoux yang kini berusia 60 tahun.

Dua hari setelah upaya bunuh diri tersebut, Van Gogh meninggal di Auvers-sur-Oise dekat Paris pada Juli 1890 dalam usia 37 tahun. Senjata yang dipakai oleh Van Gogh untuk bunuh diri ditemukan oleh seorang petani sekitar tahun 1960-an.

Berbagai upaya pembuktian telah coba dilakukan untuk mengkonfirmasi bahwa senjata tersebut merupakan senjata yang dipakai oleh Van Gogh untuk bunuh diri yang terkubur selama 50 hingga 80 tahun. Revolver tersebut kemudian di lelang di Paris pada tahun 2016 dengan harga 434.500 euro.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA