Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selena Gomez Kritik Keras Penanganan Imigran Ilegal

Senin 01 Jul 2019 09:05 WIB

Red: Indira Rezkisari

Selena Gomez

Selena Gomez

Foto: EPA
Gomez menilai penanganan anak imigran ilegal sebagai pelanggaran HAM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selena Gomez mendorong penggemarnya perduli politik dan melakukan aksi terhadap perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak migran. Anak-anak ini berada di karantina karena masuk ke Amerika secara ilegal.

Gomez marah karena masih banyak anak=anak yang tak kunjung bertemu keluarganya menyusul keputusan Donald Trump tahun lalu yang meniadakan kebijakannya yang kontroversial dengan memisahkan anak-anak dari orang tua yang masuk ke Amerika secara ilegal. Lewat Instagramnya Gomez mengekspresikan rasa marahnya dengan kondisi anak-anak yang masih ditahan di fasilitas perbatasan Amerika. Mereka tampak berada di tahanan tanpa fasilitas dasar.

"Anak-anak di kurungan! Tidur di lantai semen dengan selimut aluminium! Tidak ada akses ke kehormatan yang sederhana! Mengapa ini masih terjadi???" katanya.

"Ini sangat tidak manusiawi untuk memperlakukan siapapun seperti ini, terutama anak-anak. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka bisa bertahan."

Gomez lalu mendorong penggemarnya melobi politikus untuk melakukan lebih banyak membantu anak-anak migran. Ia juga meminta kamp tahanan tersebut ditutup selamanya.

"Kita harus menghentikan ini," katanya. "Jangan tetap diam saat ada pelanggaran HAM," ujarnya lagi.

Sebelumnya penyanyi Rihanna juga menyuarakan keprihatinannya atas kontroversi Trump terkait pengananan imigran ilegal. "Saya pikir dalam situasi menyedihkan seperti yang terjadi di Amerika sekarang ini dengan imigran, kita harus bersuara sekeras mungkin," katanya, dikutip dari Aceshowbiz, Senin (1/7).





Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA