Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Stevie Wonder akan Transplantasi Ginjal Tahun Ini

Selasa 09 Jul 2019 19:58 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Ani Nursalikah

Stevie Wonder

Stevie Wonder

Foto: AP
Stevie Wonder mengatakan telah memiliki donor ginjal.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyanyi ternama dunia Stevie Wonder akan menjalani transplantasi ginjal tahun ini. Hal tersebut dikatakan penyanyi berusia 69 tahun itu di hadapan penontonnya pada sebuah konser di London Hyde Park, beberapa waktu lalu. 

Baca Juga

Ia mengatakan, dirinya akan memberikan tiga konser terkahir musim panas ini sebelum ia menjalani operasi pada September mendatang. Pengumuman mengejutkan tersebut dilontarkan setelah ia memainkan Superstition hit 1972.
 
Ia mengatakan ingin mencegah desas-desus tentang kesehatannya yang menyebar tidak baik. "Saya punya donor dan semuanya baik-baik saja," katanya dilansir Guardian, Selasa (9/7).
 
"Saya ingin kalian semua tahu saya datang hari ini untuk memberi kalian cinta saya, dan untuk berterima kasih atas cinta kalian. Anda tidak perlu mendengar rumor apa pun. Saya katakan apa yang terjadi, saya baik saja," ujar pelantun lagu "I Just Called to Say I Love You" tersebut.
 
Wonder menambahkan, ia akan mengambil waktu rehat untuk pemulihan selama beberapa saat. Ia pun menegaskan dengan meyakinkan penggemar bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan akan kondisi kesehatannya.
 
Meski demikian, ia tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang kondisinya. 
Gagal ginjal dan penyakit ginjal kronis tahap akhir adalah beberapa alasan paling umum untuk seseorang memerlukan penggantian ginjal.
 
Selama pertunjukan utamanya sebagai bagian dari festival British Summer Time, Wonder menyanyikan "Imagine" John Lennon dan Yoko Ono - seperti yang dilakukan Celine Dion di festival yang sama malam sebelumnya. "Kita akan terus menyanyikan lagu ini sampai kita semua memotong omong kosongnya," katanya.
 
Wonder telah menjadi lawan vokal bagi kepresidenan Donald Trump. Pada November 2016, tak lama sebelum pemilihan presiden, ia menyamakan pemungutan suara untuk Trump dengan memintanya mengantar pasien ke rumah sakit.  
 
"Karena aku bukan pengemudi berpengalaman kan? Jadi keyakinan saya adalah Hillary adalah orang yang berpengalaman dalam pemerintahan, dan dia telah menghabiskan 30 tahun dengan komitmennya," kata dia kala itu.
 
Pada September 2017, ia menunjukkan dukungan kepada para pemain NFL yang dikritik oleh Trump karena berlutut sebagai protes selama lagu kebangsaan di festival Warga Global di Central Park New York.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA