Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Gelar Konser Dekade, Afgan Sekaligus Berpamitan

Jumat 21 Jun 2019 12:20 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi solo Afgansyah Reza atau Afgan dalam konferensi pers Konser Dekade Afgan di wilayah Jakarta Selatan, Rabu (19/6).

Penyanyi solo Afgansyah Reza atau Afgan dalam konferensi pers Konser Dekade Afgan di wilayah Jakarta Selatan, Rabu (19/6).

Foto: Republika/Farah Noersativa
Afgan akan berpamitan dengan penggemarnya melalui konser Dekade.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi solo Indonesia, Afgansyah Reza atau Afgan akan menyelenggarakan konser peringatan 10 tahun berkarya bertajuk Konser Dekade. Selain menjadi peringatan 10 tahun dia berkarya, sayangnya konser ini juga akan menjadi tanda pamit kepada para penggemarnya.

"Jadi aku mau ke US (Amerika Serikat), bulan September. Aku ada proyek di sana," kata Afgan saat konferensi pers di wilayah Jakarta Selatan, Rabu (14/6).

Pelantun tembang "Sadis" itu menuturkan proyek yang akan dia kerjakan di Amerika Serikat tentunya masih seputar musik. Afgan mengatakan, ada label yang menawari dia untuk membuat album di sana.

Afgan mengungkapkan, proyek musik seperti itu telah menjadi impiannya dia sejak lama. Hanya saja, asanya itu baru bisa terwujud pada 2019 ini.

Oleh sebab itu, Afgan pun harus meninggalkan Indonesia untuk sementara waktu. Penyanyi berusia 30 tahun ini menyebut akan tinggal di Amerika selama satu bulan lamanya. Setelah itu, dia masih akan pulang-pergi ke Indonesia dan Amerika.

"Tetap ada gig, mungkin sebulan beberapa kali, tapi untuk mengeluarkan karya baru, kayaknya aku akan vakum dulu sampai tahun depan," ungkap dia.

Afgan menganggap, proyek tersebut menjadi kesempatan emas bagi dia untuk bisa mengeksplorasi lebih jauh mengenai pasar musik Amerika. Dia pun berharap nantinya bisa berkolaborasi dengan salah satu artis Amerika.

"Jadi rasanya ini waktunya buat akulah. Karena sudah 11 tahun juga, mungkin ini tantangan baru lagi ya yang aku ingin cari," tutur dia.

Menurut Afgan, di Amerika nanti, dia mulai dari nol lagi. Meskipun terkenal di Indonesia, dia mengakui bahwa ia belum kenal siapa-siapa dan industri musik setempat juga belum mengenal musik Afgan. Dia tak berharap bisa go international.

"Aku nggak berharap apa-apalah. Karena pasti sulit untuk bisa menembus pasar sana. Cuma kalau kesempatan ini ada, aku coba dulu. Kita lihat saja nanti," ungkap Afgan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA