Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Segelas Kopi Nitrogen Dingin Starbucks

Senin 01 Jul 2019 13:39 WIB

Red: Indira Rezkisari

Mirza Lukman dari Starbucks Indonesia hendak menyajikan Draft Nitro Cold Brew.

Mirza Lukman dari Starbucks Indonesia hendak menyajikan Draft Nitro Cold Brew.

Foto: Republika/Indira R
Kopi nitrogen cold brew Starbucks menggunakan racikan biji Afrika dan Amerika latin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di cuaca panas seperti ini saat ini, segelas minuman dingin sangat digemari. Termasuk segelas kopi dingin.

Jika sudah terbiasa dengan dinginnya kopi yang diracik secara cold brew, saatnya mencoba varian baru cold brew. Yaitu nitro cold brew hasil racikan barista Starbucks.

Mirza Lukman dari Starbucks Indonesia menceritakan awal mula munculnya kopi nitrogen di dunia. "Tahun 2005 nitro coffee muncul di Amerika," katanya. Idenya muncul dari menginfus nitrogen ke mesin kopi hingga menghasilkan kopi yang dingin tanpa tambahan es batu.

Perkembangan kopi nitrogen membuat Starbucks tertarik untuk membuat varian serupa. Di tahun 2016, Starbucks pertama kali meluncurkan nitro coffee. Setahun setelahnya di Indonesia nitro coffee dikenalkan hanya di tiga gerainya, salah satunya di Starbucks Pakubuwono.

"Pada dasarnya ini adalah kopi hitam dingin," kata Mirza. Cara membuatnya yang menjadikan kopi nitrogen berbeda.

photo

Draft Nitro Cold Brew dari Starbucks.

Starbucks hanya meracik kopi nitrogennya dengan biji kopi asal Afrika dan Amerika Latin. Racikan tersebut dibuat khusus untuk minuman dingin Starbucks. "Karakter kopinya harus segar, harus yang keasamannya tinggi," katanya.

Setelah menentukan racikan biji kopi untuk cold brew, dipilih metode merendam kopi dalam air atau cold brew. Starbucks membuat racikan cold brew selama 14 jam dalam suhu yang dijaga konsistennya yaitu antara 20-24 derajat celcius.

Setelah 14 jam direndam, kopi lalu disaring dan dimasukkan ke chiller. Setelah itu kopi tinggal diletakkan di mesin khusus yang sudah diinfus nitrogen dan disajikan keluar dari tap. Tap memang menyerupai keran bir yang banyak terlihat di bar. Kopi nitrogen Starbucks yang hasilnya berbuih seperti bir namun tidak mengandung alkohol sama sekali.

Hasilnya ada kopi dingin dengan buih yang tinggi karena mengandung nitrogen. Mirza mengatakan nitrogen yang digunakan juga food grade sehingga pasti aman.

Selain kopi nitrogen Draft Nitro Cold Brew, tersedia pula varian Niro Cold Brew with Vanilla Sweet Cream. Rasa manis sedikit terasa karena kopi cold brew diberi tambahan sedikit krim vanila.

Minuman kopi nitro cold brew Starbucks dijual mulai dari Rp 55 ribu per gelasnya. Saat ini minuman dingin ini baru tersedia dia 13 Starbucks di tiga kota yaitu Jakarta, Bali, dan Surabaya. Di Jakarta diantaranya di Reserve Plaza Senayan, Reserve Senayan City, Reserve Grand Indonesia, hingga Trans Mall Cibubur.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA