Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Chelsea Islan Sebut Disiplin Jepang Perlu Ditiru Indonesia

Rabu 10 Jul 2019 16:45 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Christiyaningsih

Chelsea Islan

Chelsea Islan

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Belum lama ini Chelsea Islan berkunjung ke Jepang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jepang terkenal dengan budaya disiplin yang sangat tinggi. Dari mulai disiplin tepat waktu hingga disiplin menjaga kebersihan kotanya. Chelsea Islan, yang belum lama ini berkunjung ke Jepang berpendapat budaya disiplin itu patut ditiru oleh orang-orang Indonesia.

“Mereka sangat mencintai negaranya sendiri. Jadi mungkin dari sisi nasionalismenya juga harus ditiru untuk orang Indonesia,” ujar Chelsea dalam acara acara konferensi pers #AdaApaDenganNagoya Travelling Nagoya with Chelsea Islan di Jakarta, Selasa (9/7).

Selama di Jepang, Chelsea juga terkesan dengan sifat orang Jepang yang masih mempertahankan budaya tradisional mereka. Di Nagoya Jepang, perempuan berusia 24 tahun ini masih melihat orang-orang memakai kimono saat berjalan-jalan di luar. “Dapat banget feel culturenya, luar biasa banget,” katanya.

Ia juga merasa ada kebiasaan yang sama antara orang Indonesia dan orang Jepang yaitu sopan santun saat bersosialisasi dengan orang lain. “Kita juga pasti kalau bertamu ada tata kramanya. Jadi menurut aku tata krama Jepang relatable sama Indonesia,” ujar perempuan kelahiran Washington DC ini.

Chelsea mengaku lebih senang berlibur bersama dengan orang terdekat dan keluarga jika destinasi yang dituju berada di luar negeri terutama Jepang. Sebab, tempat-tempat yang ia kunjungi asyik untuk foto bersama-sama.

Di Nagoya, Chelsea mengunjungi desa Shirakawa-go, Nabana no Sato, Begonia Garden, dan kuil Shinto Sanko Fushimi Inari di Inuyama. Tak lupa ia juga berbelanja di distrik pusat belanja Sakae.

Menurut Felix Hartanto dari Central Japan International Airport, Indonesia saat ini sedang mendapat perhatian dari para pelaku bisnis pariwisata di Jepang. Angka pertumbuhan wisatawan Indonesia ke Jepang menunjukkan rata-rata lebih dari 20 persen.

Jumlah wisatawan Indonesia yang mengunjungi Negeri Sakura pada 2018 ada sebanyak 400 ribu dari 260 juta orang. “Sebagai pintu gerbang wilayah Nagoya Jepang, kami Centrair ingin memperkenalkan rute wisata baru Jepang pada wisatawan Indonesia. Kali ini kami bekerja sama dengan Chelsea Islan dengan mengangkat slogan #AdaApaDenganNagoya,” ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA