Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Main Film Bareng, Dave Bautista Akui Kehebatan Iko Uwais

Selasa 25 Jun 2019 19:30 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Christiyaningsih

Iko Uwais saat konferensi pers Stuber, Senin (24/6).

Iko Uwais saat konferensi pers Stuber, Senin (24/6).

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Dave Bautista dan Iko Uwais beradu akting dalam film Stuber

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film terbaru besutan 20th Century Fox, Stuber, akan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Juli 2019. Sinema laga komedi itu mempertemukan aktor Hollywood Dave Bautista, Kumail Nanjiani, Karen Gillan, beserta aktor Indonesia Iko Uwais.

Iko tidak hanya didapuk sebagai aktor dalam film arahan sutradara Michael Dowse itu. Dia juga menjadi koreografer adegan perkelahian bagi seluruh pemain yang bekerja sama dengan Steve Ritzi sebagai koordinator stunt.

Kebolehan Iko merancang berbagai adegan pertarungan diakui oleh Dave Bautista yang dalam film berperan sebagai detektif kepolisian Vic Manning. Gaya bertarungnya yang bertubuh besar dianggap Bautista sangat menarik ketika dihadapkan dengan gaya Iko.

"Dia sangat menakjubkan, begitu pula tim stunt-nya. Dengan bantuan mereka, ini akan menjadi salah satu film hebat," kata Bautista lewat tayangan video sebelum pemutaran film untuk media dan undangan dimulai.

Iko pun menganggap Bautista sebagai sosok aktor hebat yang sangat rendah hati. Bekerja sama dengan Bautista dan Kumail Nanjiani merupakan pengalaman baru yang menyenangkan baginya. Dia seolah mendapat keluarga baru selama produksi film.

Sebagai koreografer adegan laga, Iko menyesuaikan gerakan yang dia rancang dengan masing-masing orang. Misalnya, jika sang aktor memiliki dasar bela diri judo, maka dia akan mencari kecocokan dan tidak memaksakan pencak silat yang dia punya.

Suami dari penyanyi Audy Item itu tidak mau berkompromi soal kualitas serta rasionalitas semua gerakan yang dia konsepkan. Dia senang karena sutradara serta seluruh tim bisa menerima gaya dan idealisme yang dia miliki.

"Apapun bentuknya, baik film serius maupun komedi, gerakan pertarungan yang saya buat realistis. Tidak ada yang di luar pakem saya, tidak dibuat konyol," kata Iko.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA