Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Edukasi Soal Penyakit Zoonosis Disampaikan Lewat Teater

Selasa 16 Jul 2019 12:25 WIB

Rep: MGROL/ Red: Reiny Dwinanda

Pementasan lakon

Pementasan lakon "Endok Lanang" oleh teater Pandora sebagai bentuk edukasi penyakit zoonosis.

Foto: FAO Indonesia
Indonesia sebagai negara tropis termasuk rawan penyakit zoonosis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia termasuk salah satu negara yang rentan terhadap penyakit menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Hal ini disebabkan karena Indonesia adalah negara tropis sehingga semua makhluk hidup bergerak aktif sepanjang tahun. Berbeda dengan negara sub tropis di mana mahluk hidup khususnya hewan bisa berhenti beraktivitas di suatu musim.

Hal ini juga terjadi pada kuman. Kuman terus hidup di lingkungan sekitar manusia. Banyak mikroorganisme yang terus tumbuh dan berkembang.

Salah satu jenis zoonosis yang marak terjadi belakangan ini adalah flu burung. Meski kasusnya mulai menurun, virus yang satu ini harus terus diwaspadai karena sewaktu-waktu dapat mewabah kembali.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan langsung ke para peternak. Direktur Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Fajar Sumping menyebut saat ini Kementrian Pertanian bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) untuk melakukan sosialisasi ke berbagai daerah.

“Saya sering ajak FAO untuk turun langsung ke para peternak unggas, salah satunya ke Blitar, Jawa Tengah, karena memang penyuluhan ini harus langsung disampaikan ke peternaknya,” jelasnya.

Menurut Stephen Rugrads selaku kepala Perwakilan FAO di Indonesia, saat ini sudah ada kolaborasi dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk kasus zoonosis. Hal ini dilakukan karena zoonosis yang bisa sewaktu-waktu mewabah.

Rugrads menjelaskan, virus pembawa penyakit zoonosis tidak akan hilang secara total, tapi jumlahnya turun. Virus zoonosis susah hilang sama sekali dan akan terus masuk.

"Kami sudah mengundang para ahli dari negara-negara ASEAN untuk datang ke Indonesia dan mempelajari apa yang terjadi di sini kemudian kembali ke negaranya untuk diimplementasikan di sana," paparnya.

Upaya lain yang dilakukan saat ini melalui teater. FAO, Kementerian Pertanian, dan USAID berkolaborasi untuk mengedukasi masyarakat tentang kehidupan peternak modern untuk mengantisipasi terjadinya zoonosis. Teater dipilih karena dianggap menjadi alat yang sangat kuat untuk menyampaikan sesuatu.

Dibandingkan dengan penyuluhan dengan cara lain, teater menjadi yang paling mudah diingat karena melibatkan emosional yang kuat Teater ini akan dilakoni oleh komunitas teater anak muda Indonesia benama Pandora.

Teater Pandora pun mengajak Rachel Amanda, salah satu aktris ternama untuk terlibat dalam petunjukan ini. Pertunjukan ini menjadi spesial karena badan PBB di Indonesia pertama kalinya menjadikan seni pertunjukan sebagai medium untuk melakukan sosialisasi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA