Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Nunung: Kalau tak Ditangkap, Sampai Kapan Saya Berhenti?

Selasa 23 Jul 2019 07:37 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Bilal Ramadhan

Rilis Narkoba Nunung. Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung tersangka kasus penyalahgunaan narkotika usai rilis di Polda Metro Jaya, Senin (22/7).

Rilis Narkoba Nunung. Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung tersangka kasus penyalahgunaan narkotika usai rilis di Polda Metro Jaya, Senin (22/7).

Foto: Fakhri Hermansyah
Nunung berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggelar jumpa pers terkait penangkapan komedian Tri Retno Prayudati atau biasa disapa Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, serta satu orang kurir narkoba berinisial TB. Ketiganya ditangkap atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Saat digiring ke hadapan para awak media, ketiganya tampak tertunduk dan mengunci mulut mereka rapat-rapat. Mereka pun keluar dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye.

Wajah Nunung, yang merupakan perempuan satu-satunya di antara kedua tersangka lainnya, terlihat murung. Ia digiring oleh dua orang polisi wanita (polwan).

Selendang berwarna merah pun tampak menutupi kepalanya. Tidak lama setelah keluar dari ruangan, Nunung pun disediakan kursi dan dipersilakan duduk. Sementara di samping kirinya berdiri sang suami, July, yang terlihat terus menunduk dan seorang kurir yang selalu menyediakan sabu bagi Nunung berinisial TB.

Sesekali Nunung terlihat mengusap matanya dan menggenggam erat tangan kanan sang suami. Sang suami pun tampak berusaha menegarkan Nunung dan mengelus tangan istrinya itu.

Dalam jumpa pers itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga memberikan kesempatan bagi Nunung untuk menyampaikan beberapa hal. Nunung pun mengambil mikrofon dan mulai mengucapkan permohonan maaf.

"Saya mohon maaf pada Allah, mohon maaf pada Allah. Mohon maaf pada ibu saya, anak, dan cucu saya, keluarga besar saya, rekan-rekan kerja di mana saya bekerja," kata Nunung dengan suara yang bergetar.

"Saya sudah mengecewakan. Saya sudah berbuat salah, melanggar hukum," ujarnya.

Nunung pun tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian. Khususnya Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya yang telah menangkapnya atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu itu.

Menurut dia, langkah polisi merupakan langkah yang dapat membuatnya berhenti mengonsumsi narkoba. "Kepada bapak polisi yang pada kejadian ini saya berterima kasih, bahwasannya saya terselamatkan dengan kejadian ini. Kalau tidak ada kejadian ini, sampai kapan saya bisa berhenti (konsumsi narkoba), saya tidak mengerti," kata Nunung.

Nunung pun mengaku tidak akan mengulangi perbuatan negatifnya itu. Ia sungguh menyesali kesalahannya. "Sekali lagi saya mohon maaf kepada wartawan, fan saya, netizen. Atas kejadian ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya berjanji enggak akan mengulangi lagi," ujar Nunung sambil menahan tangis.

Ia pun menyudahi permohonan maafnya dan mengembalikan mikrofon kepada Argo. Namun, beberapa saat kemudian, ia meminta tolong diberi sedikit kesempatan sekali lagi untuk menyampaikan permohonan maafnya kepada sang suami, July Jan Sambiran.

Nunung mengaku, suaminya itu sudah beberapa kali menasihati dirinya untuk berhenti mengonsumsi barang haram tersebut. Bahkan, saat sang suami merayakan ulang tahun pada 1 Juli kemarin, ia sempat meminta kado agar Nunung berhenti mengonsumsi sabu. Namun, ia tidak mendengarkan nasihat sang suami.

"Tanggal 1 Juli kemarin, suami saya ulang tahun. Saya bilang sama suami saya, 'Yah, kamu minta kado apa?' Suami saya cuma bilang, 'Saya minta kado kamu berhenti (mengonsumsi narkoba)'. Tapi, saya ngeyel," ujar Nunung sambil terisak.

Nunung tidak mampu lagi menahan rasa sedih dan penyesalannya. Tangis perempuan itu pecah selepas menyampaikan hal tersebut. Ia pun tampak lemas hingga dibopong oleh polwan yang mendampinginya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Nunung dan suaminya atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Ia ditangkap di rumahnya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Dari kediaman Nunung dan suaminya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu yang telah digunakan, tiga sedotan plastik, satu sedotan plastik sendok sabu, satu bong, korek api gas, dan empat ponsel.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA