Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Penulis Puisi Terkesan dengan Tulisan Tangan Meghan Markle

Senin 05 Agu 2019 18:06 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Tulisan tangan Meghan Markle untuk Matt Haig, penulis puisi

Tulisan tangan Meghan Markle untuk Matt Haig, penulis puisi "A Note from the Beach".

Foto: Instagram Matt Haig
Seorang penulis puisi mendapat ucapan terima kasih yang ditulis tangan Meghan Markle.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendapatkan pesan yang ditulis langsung dengan tangan, mungkin menjadi hal biasa. Namun, bagi penulis Matt Haig, hal itu menjadi istimewa lantaran catatan itu ditulis tangan oleh seorang Duchess of Sussex, Meghan Markle.

Tulisan tangan Meghan itu berisi ucapan terima kasih untuk Haig yang telah menuliskan sajaknya ke majalah Vogue terbitan Inggris yang diedit oleh Meghan.  Dilansir laman The Sun, Haig membagikan foto tulisan tangan istri Pangeran Harry itu ke akun Instagram pribadinya.

Baca Juga

"Dear Matt, sejak membaca "Notes on a Nervous Planet" musim gugur yang lalu, karya sastra itu langsung menjadi favorit keluarga. Begitu mengetahui aku akan menjadi bintang tamu penyuntingan Vogue Inggris edisi September, aku tahu kau harus menjadi bagian darinya. Terima kasih telah menjadi kekuatan untuk perubahan. Dunia membutuhkan lebih banyak dari Anda!," tulis Meghan dalam catatan itu.

Majalah Vogue edisi September akan berisi tentang fesyen. Edisi yang akan beredar pada awal pekan ini,  diedit secara khusus oleh Meghan.

Tema dalam edisi tersebut adalah "Forces for Change". Dia juga memasukkan salah satu puisi favoritnya yang ditulis oleh Matt Haig, berjudul "A Note from the Beach".

photo
Duchess of Sussex, Meghan Markle

Haig mengungkapkan kegembiraannya atas kiriman catatan itu oleh Meghan. Dia mengaku bersegera pulang untuk menemukan surat yang sangat penting itu.

"Sebuah amplop dari Istana Kensington datang ke rumah,” ungkap Haig.

Dia mengatakan, Meghan menyebut Haig termasuk dalam bagian 'kekuatan untuk perubahan'.

"Sekarang saya bisa mati bahagia," ujar Haig sangat bergembira.



Haig menuturkan, tahun ini menjadi tahun yang sangat menyenangkan dan melampaui apa yang dia bayangkan. Bertahun-tahun lalu, dia kerap mendapat penolakan demi penolakan dari penerbit.

"Aku akan senang untuk kembali ke masa lalu dan mengatakan pada diri mudaku yang putus asa tentang semua sihir ini untuk tetap hidup. Bertahan. Sekarang saya sudah mendaftar untuk kelas tulisan tangan,” jelas dia.

Meghan membagikan puisi itu di majalah. Meghan menuliskan tentang puisi itu dan menyebutnya sebagai favorit pribadi dan pengingat terbaik selama musim panas atau musim apa pun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA