Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Akhir Kisah Serial Game of Thrones tak Akan Pengaruhi Novel

Senin 19 Aug 2019 13:31 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Game of Thrones.

Game of Thrones.

Foto: dok HBO
Kisah di novel Game of Thornes tak akan terpengaruh oleh ending versi layar kaca.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akhir kisah serial televisi Game of Thrones telah menuai beragam respons dari penonton. Tak sedikit yang menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap ending yang kontroversial tersebut.

Baca Juga

Penulis novel Game of Thrones George RR Martin memastikan bahwa akhir kisah serial televisi itu tidak akan memengaruhi penulisan novelnya. Martin mengungkapkan bahwa ia akan tetap berpegang pada rencana awalnya mengenai perkembangan cerita novel Game of Thrones di masa mendatang.

Hal ini sempat diungkapkan oleh Martin dalam sebuah sesi wawancara dengan The Observer. Dalam kesempatan tersebut, Martin menegaskan bahwa cara serial yang disiarkan HBO itu menuntup kisahnya tidak akan memengaruhi akhir cerita untuk dua novel terakhirnya.

"Itu tidak akan mengubah apapun. Anda tidak bisa menyenangkan semua orang, jadi Anda harus menyenangkan diri sendiri," ungkap Martin seperti dilansir Variety.

Martin tidak ingin menanggapi beragam komentar pedas yang dilontarkan warganet mengenai akhir kisah Game of Thrones di layar kaca. Akan tetapi, Martin mengaku memerhatikan beberapa teori yang diperbincangkan oleh para penggemar mengenai kisah yang dibintangi Emilia Clarke (Daenerys Targaryen) dan Kit Harington (Jon Snow) itu.

"Beberapa (teori) benar dan beberapa (teori) salah," jelas Martin.

Di sisi lain, Martin juga bercerita mengenai kehidupannya setelah adaptasi novelnya oleh HBO. Ia mengaku proses penulisan novel menjadi lebih sulit.

"Hal-hal yang seharusnya mempercepat saya justru memperlambat saya," tuturnya.

Martin mengaku setiap hari ia selalu duduk untuk menulis. Meski sedang memiliki hari yang baik, Martin mengaku akan tetap merasa buruk.

"Oh, Tuhan. Saya harus menyelesaikan novel. Saya hanya menulis empat halaman di mana seharusnya saya sudah menulis 40 halaman," papar Martin.

Popularitas serial televisi Game of Thrones juga turut mempengaruhi kehidupan pribadi Martin. Dia mengaku rindu akan masa-masa di mana ia dapat melakukan sesuatu yang paling ia senangi si dunia, yaitu mengunjungi toko buku tanpa dikenali. Ia ingjn bisa kembali mengunjungi toko buku dan membaca sedikit buku-buku dan membawa pulang banyak buku yang belum pernah ia baca.

"Sekarang ketika saya mengunjungi toko buku, saya akan dikenali dalam waktu 10 menit dan akan ada sekumpulan orang yang mengelilingi saya. Jadi Anda mendapatkan banyak hal tapi juga kehilangan hal lain," ungkapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA