Jumat, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Jumat, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Naik Transportasi Umum, Vokalis Cokelat Simpan Sampah di Tas

Senin 19 Agu 2019 16:36 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Band Cokelat tampil di salah satu gerbong KRL tujuan Bogor - Jakarta Kota, Kamis (15/8).

Band Cokelat tampil di salah satu gerbong KRL tujuan Bogor - Jakarta Kota, Kamis (15/8).

Foto: Republika/Dwina Agustin
Vokalis band Cokelat, Jackline, ajak masyarakat tak buang sampah sembarangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup musik Cokeleat yang beranggotakan Jackline Rossy, Ronny Febry Nugroho, Edwin Marshal Sjarif, dan Axel Andaviar mengaku tetap menggunakan transportasi umum meski nama mereka telah melejit di kancah industri musik Tanah Air. Kebiasaan ini pun coba mereka tularkan dengan memberi edukasi untuk menjaga fasilitas yang ada.

"Perlu sama-sama jaga kebersihan dan fasilitas yang ada, harus sadar untuk masukin sampah ke tas kalau memang nggak ada tempatnya," ujar vokalis Cokelat Jackline ketika akan menghibur penumpang KRL dalam rangka Perayaan Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Kamis (15/8).

Fasilitas transportasi umum yang ada di Ibu Kota, menurut Jackline, telah memadai. Untuk itu, seluruh pengguna perlu menjaga fasilitas-fasilitas tersebut.

Jackline mengatakan, sikap semacam itu merupakan bentuk dari menjaga semangat kemerdekaan yang ada. Perilaku menjaga kebersihan dan fasilitas publik bentuk paling dasar yang bisa diterapkan dalam momen perayaan kemerdekaan di bulan Agustus ini.

"Sering kita denger orang indonesia ini nggak bisa antre dan nggak bisa buang sampah pada tempatnya, ini harus dipatahkan. Kita tunjukan orang Indonesia ini bisa melakukan itu," ujar Jackline.

Optimisme ini pun ditunjukan penggebuk drum band Cokelat, Axel. Saat menggunakan KRL, dia merasa saat ini penumpang mulai sadar akan etika dalam menggunakan kendaraan umum.

"Saya ke sini bawa isteri dan anak, terus orang sadar kasih tempat duduk buat mereka," ujar Axel.

Sikap-sikap seperti itu, menurut Axel, perlu dijaga dan diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Kebiasaan menggunakan transportasi umum perlu dibarengi dengan kesadaran bersama dalam menjaganya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA