Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Gunakan Jet Pribadi, Pangeran Harry Dikritik

Rabu 21 Aug 2019 00:47 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Hasanul Rizqa

Duchess of Sussex Meghan Markle dan Pangeran Harry duduk di kereta kuda saat menghadiri parade militer tahunan ulang tahun Ratu Elizabeth II, Sabtu (8/6).

Duchess of Sussex Meghan Markle dan Pangeran Harry duduk di kereta kuda saat menghadiri parade militer tahunan ulang tahun Ratu Elizabeth II, Sabtu (8/6).

Foto: AP Photo/Frank Augstein
Pangeran Harry dikritik soal emisi karbon

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Belum lama ini, Pangeran Harry dan Meghan Markle melakukan perjalanan ke Nice dengan menggunakan jet pribadi. Penggunaan jet pribadi ini membuat Pangeran Harry dihujani dengan kritikan tajam.

Baca Juga

Kritik terhadap Pangeran Harry mencuat karena penggunaan jet pribadi dinilai bertolak-belakang dengan kampanye lingkungan yang kerap Pangeran Harry lakukan. Terlebih, belum lama ini Pangeran Harry juga memanfaatkan akun Instagram @sussexroyal untuk mengajak warganet membuat perubahan demi kelestarian lingkungan.

Banyak pihak mempertanyakan dampak penggunaan pesawat jet pribadi terhadap lingkungan. Sebagai contoh, Pangeran Harry dan Meghan melakukan perjalanan ke Nice dengan menggunakan Cessna Citation Sovereign yang berkapasitas 12 kursi.
Pesawat jet pribadi ini membutuhkan 247 galon bahan bakar per jam.

Seperti dilansir BBC, perjalanan Pangeran Harry dan Meghan ke Nice menghabiskan waktu sekitar satu jam 40 menit. Artinya, Pangeran Harry dan Meghan menghabiskan sekitar 411 galon bahan bakar untuk satu kali perjalanan ke Nice.

Department for Business, Energy and Industrial Strategy (BEIS) mengungkapkan tiap liter bahan bakar turbin penerbangan yang dibakar akan menghasilkan emisi karbon sebanyak 2,52 kilogram. Berdasarkan perhitungan ini, satu kali perjalanan Pangeran Harry dan Meghan ke Nice dengan pesawat jet pribadi mengahsilkan 4,7 ton karbon dioksida. Sedangkan perjalanan pergi dan pulang dengan pesawat jet ini akan menghasilkan sekitar 9,4 ton karbon dioksida.

Pada bulan ini, Pangeran Harry dan Meghan juga dikabarkan terbang ke Ibiza dengan menggunakan pesawat Cessna berkapasitas sembilan kursi. Pesawat ini memang membutuhkan bahan bakar yang lebih sedikit dibandingkan pesawat yang digunakan keduanya untuk terbang ke Nice.

Akan tetapi, penerbangan ke Ibiza memakan waktu dua jam 10 menit. Dengan metode perhitungan yang sama, penerbangan berangkat dan pulang akan menghasilkan sekitar 10,4 ton karbon dioksida.

Total karbon dioksida yang dihasilkan dari kedua penerbangan pergi-pulang ini saja sudah mencapai 19,8 ton. Jumlah ini tiga kali lipat lebih besar dari jejak karbon yang dihasilkan satu warga Inggris dalam satu tahun.

Pengguna pesawat jet memang dapat membayar carbon offsetting sebagai bentuk kompensasi dari emisi karbon yang dihasilkan oleh penerbangan pribadi mereka. BBC mengungkapkan bahwa Pangeran Harry dan Meghan juga membayarkan biaya carbon offsetting untuk perjalanan pribadi mereka.

Uang yang terkumpul dari carbon offsetting ini diinvestasikan untuk proyek-proyek lingkungan yang bertujuan untuk mengurangi efek rumah kaca, seperti penanaman pohon dan instalasi panel surya.

Akan tetapi, beberapa aktivis menilai penerapan carbon offsetting hanyalah pembelaan diri untuk tetap mencemari lingkungan. Penerapan carbon offsetting dinilai tidak membawa banyak perubahan pada perilaku manusia yang mencemari lingkungan.

Pihak BBC telah mencoba meminta keterangan dari Buckingham Palace terkait isu ini. Akan tetapi, pihak Buckingham Palace menolak untuk memberikan komentar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA