Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Anggun C Sasmi Ingin Indonesia Perbolehkan Dua Status Kewarganegaraan

Rabu 21 Aug 2019 19:03 WIB

Rep: Kiki Safitri (cek n ricek)/ Red: Kiki Safitri (cek n ricek)

Foto: Ashar/Ceknricek.com

Foto: Ashar/Ceknricek.com

Belum lama ini, Anggun mendapat kritikan pedas dari warganet soal warga negaranya.

Meski telah memutuskan menjadi warga negara Prancis sejak tahun 2000, keputusan Anggun C Sasmi masih memicu perdebatan. Belum lama ini, aktris kelahiran Jakarta, 29 April 1974 itu, bahkan mendapat kritikan pedas dari warganet.

Sorotan pada Anggun bukan tanpa alasan. Ia beralasan, paspor Indonesia mempersulit dirinya untuk mempromosikan album internasional pertamanya "Snow on The Sahara" tahun 1997. Menurut dia, tidak semua negara menjalin kerja sama dengan Indonesia.

"Seandainya Anggun WNI, saya yakin namanya akan dikenang sebagai anak bangsa nasionalis. Anggun kurang beruntung pada zaman itu karena Indonesia belum siap untuk anak bangsa yang mendunia," tulis akun dengan nama Dody Putra Sirait, Minggu (18/8).

Baca Juga: Konser Amal Anggun C. Sasmi Berhasil Kumpulkan Donasi Rp3 Miliar

Komentar itu mendapat tanggapan Anggun. Ia mengatakan, dirinya tidak membutuhkan pengakuan dari siapapun. Selama perjalanannya sebagai musisi, Anggun mengaku banyak mengalami masalah terkait warna paspornya saat mengurus VISA maupun proses imigrasi bandara.

"Saya enggak butuh pengakuan ini-itu. Yang mempermasalahkan kewarganegaraan hanya mereka yang bermentalitas tertentu, yang kebanyakan belum pernah pergi kemana-mana, belum merasakan menjadi minoritas, yang nggak tahu kalau warna paspor yang 'salah' sering diberi masalah di banyak negara," ungkap Anggun.

"Misalnya dulu dengan paspor Indonesia saya enggak bisa dapat VISA ke Portugal, ada ranking negara-negara yang berpaspor 'kuat' (Indonesia No. 75, Prancis No. 4)," tambah Anggun.

Anggun mengatakan, diaspora (orang yang memilih pindah kewarganegaraan) Indonesia sangat banyak di luar negeri. Padahal ini adalah zamannya semua manusia beradaptasi dengan segala macam kultur yang ada di dunia. Sehingga memilih status kewarganegaraan antara Indonesia dan negara lain seharusnya tidak perlu diperdebatkan.

Anggun kewarganegaraan

Foto: Ashar/Ceknricek.com

"Diaspora Indonesia yang tinggal di negara-negara lain banyak sekali dan untuk anak-anak blasteran, mereka diharuskan memilih antara dua kewarganegaraan. Buat saya sayang sekali. Kenapa harus milih? Kenapa enggak boleh dua-duanya? Sudah banyak kok contohnya. Kita kan sekarang hidup di dunia yang setiap orang beradaptasi dengan kultur berbeda. Mungkin sudah saatnya Indonesia memikirkan untuk bisa memberi dwi kewarganegaraan seperti negara-negara lain," tegas Anggun.  

Dalam wawancara dengan 'Kick Andy' beberapa waktu lalu, Anggun sempat mengungkapkan, ia tetap memiliki nasionalisme Indonesia, berpindah kewarganegaraan tidak akan menghilangkan identitasnya sebagai pribumi.

"Buat saya yang ganti kan cuma warna buku kecilnya (paspor). Tulang saya tetap putih dan darah saya merah. Saya tetap anak Indonesia," ungkap Anggun.

BACA JUGA: Cek OLAHRAGA, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA