Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Kopi "Geulis" Sumedang Tampil di Pameran Coffee and Chocolate Africa 2019

Kamis 22 Aug 2019 06:02 WIB

Rep: Ronald Ricardo (cek n ricek)/ Red: Ronald Ricardo (cek n ricek)

Foto: Doc. KBRI Pretoria

Foto: Doc. KBRI Pretoria

Untuk memperluas pasar di Afrika Selatan, KBRI Pretoria memperkenalkan Kopi Sumedang

Untuk memperluas penetrasi pasar makanan dan minuman di Afrika Selatan, KBRI Pretoria memperkenalkan Kopi Sumedang di Pameran "Coffee and Chocolate Africa 2019" Ticket Dome Pro, Johannesburg, Afrika Selatan, 26-28 Juli lalu.

Duta Besar Salman Al Farisi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (30/7) mengatakan, dengan pameran itu KBRI Pretoria mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat branding kopi nasional.

Salman mengatakan KBRI Pretoria bekerja sama dengan PT. Pupuk Kujang mendatangkan Kopi Geulis, UMKM dari Kota Sumedang untuk mengikuti salah satu pameran kopi dan cokelat terbesar di dunia ini.

Foto: Doc. KBRI Pretoria

"Pameran ini setiap tahunnya berhasil menarik minat kurang lebih 30.000 pengunjung dan diikuti oleh lebih dari 230 peserta yang berasal dari industri hospitality, coffee maker manufacturer, dan restoran. Kesempatan ini dimaksimalkan sebagai ajang perkenalan kopi Sumedang kepada pasar internasional," ujar Salman.

Kopi Arabika Sumedang hingga saat ini masih kalah pamor dari saudara-saudaranya seperti Kopi Gayo Aceh dan Kopi Toraja. Padahal Kabupaten Sumedang adalah salah satu dari empat sentra penghasil kopi arabika di Jawa Barat sejak perkebunan kopi didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda.

Pemerintah kota Sumedang juga berusaha memajukan industri kopi dengan membuka jurusan kopi di salah satu sekolah kejuruan di daerahnya, sekolah pertama dan percontohan di Indonesia.

Selama pameran berlangsung, anjungan Indonesia terus ramai dikunjungi pengunjung yang ingin mencari tahu lebih lanjut mengenai kopi Indonesia. Salah satu juri barista yang berkeliling, memuji rasa dan aroma Kopi Sumedang yang dinilai sangat seimbang.

Dengan teknik pengeringan biji kopi pasca panen yang berbeda, Kopi Sumedang dihadirkan dengan karakter madu, winefull wash, dan natural yang masing-masing mempunyai ciri tersendiri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA