Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Zoe Kravitz Kritisi Tren Suntik Botoks Penangkal Keringat

Jumat 23 Aug 2019 10:34 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda

Zoe Kravitz

Zoe Kravitz

Foto: EPA
Zoe Kravits mengkritisi tren suntik botoks untuk menangkal keringat berlebih.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES — Sebagai bintang Hollywood, Zoe Kravitz adalah salah satu aktris yang membuat tren dengan gaya busana dan kecantikannya. Namun, ada satu tren yang tidak ingin ia ikuti.

Dalam sebuah wawancara dengan Vogue, bintang berusia 30 tahun itu menentang penggunaan botoks untuk mengatasi keringat berlebih. Ia merujuk pada suntikan yang digunakan beberapa orang untuk menghentikan produksi keringat berlebih.

“Itu hal terbodoh, paling menakutkan yang pernah saya dengar,” kata Kravitz pada majalah itu, seperti yang dilansir dari E Online, Jumat (23/8).

"Jangan lakukan itu, berkeringat adalah kunci (tubuh sehat)," kata aktris Big Little Lies itu.

Kabar terbaru dari Kravitz ialah peluncuran koleksi lipstik hasil kerja samanya dengan YSL.

Kravitz menamai lipstik itu dengan nama-nama orang yang dicintainya, seperti Wolf’s Red untuk kakaknya dan Lale’s Red untuk ibunya. Lale adalah nama panggilan dari ibunya yang terkenal, Lisa Bonet. Kravitz juga menamai salah satu lipstiknya dengan nama anjingnya, Scout.

Dengan lipstik tersebut, perempuan berusia 30 tahun ini mendorong konsumen untuk menonjolkan kecantikan untuk mereka sendiri dibandingkan menyatu dengan tren. Kravitz berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk merilis riasan wajahnya, karena banyak orang merias diri mereka dengan konsep yang sama.

“Itu membuat semua orang terlihat sama. Bagi saya memalukan," ujarnya.

Ia mengingatkan setiap orang unik dan berbeda dengan caranya sendiri. Itu adalah hal yang indah bagi Kravitz dan riasan harus digunakan untuk meningkatkan keunikan itu.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA